BAGAN TEMATIK JARING LABA-LABA KELAS 1 SEMESTER 2

Bagan Tema Kelas 1 Semester 2

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PGSD FKIP UNPAR

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangkaraya adalah merupakan program studi yang saya tempuh untuk saat ini. PGSD merupakan program studi yang memiliki mahasiswa terbanyak di UNPAR singkatan dari Universitas Palangkaraya.

Banyak orang tertarik untuk bergelut dan mencari titel S.Pd dari program studi ini kebanyakan karena guru begitu banyak diperlukan dan tiap tahun bisa sekian ribu CPNS yang dicari hanya untuk guru SD. Tuntutan dunia dan sulitnya mencari pekerjaan menjadi faktor utama kenapa banyak orang memilih berkuliah di PGSD, namun sebenarnya dalam benak saya selain faktor utama tersebut tadi ada tersirat sebuah impian dari seorang riyadi ini yaitu ingin mencerdaskan anak bangsa terkhusus anak-anak Kalimantan Tengah memiliki daya saing, mampu berkompetisi, mampu menguasai teknologi, dan terlepas dari ke terisolasian dalam hal gaptek alias gagap teknologi. Menuju pada impian kecil itulah saya begitu tertantang untuk benar-benar konsisten dalam perkuliahan yang ada sehingga saya bisa menjadi seperti selogan FKIP UNPAR yaitu “Make Teacher Profesional” begitu kalau tidak salah, dan memang begitulah saya ingin menjadi guru yang profesional.

Banyak orang beranggapan bahwa mahasiswa PGSD itu hanya dikhususkan bagi kaum hawa, namun saya rasa kaum adam pun sangat diperlukan apalagi jikalau di gambarkan peran seorang ayah itu sangat penting dalam mengembangkan karakter dan kepribadian seorang anak karena tersurat sebuah kewibawaan, kebijaksanaan, serta kepemimpinan itu pada sosok seorang bapak. Namun memang tak bisa dipungkiri dari sekian persen laki-laki kalah jauh jumlahnya di banding perempuan di PGSD FKIP UNPAR, meski begitu kami tetap eksis dan mampu menunjukan nilai akademis yang mambanggakan. Karena itu kami dari PGSD FKIP UNPAR mengucapkan salam kepada kawan-kawan mahasiswa PGSD di seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia inilah kami sekian banyak laki-laki yang ada di PGSD FKIP UNPAR kampus UPP-1 ruang C-6 angkatan 2008

Disini kami saling mengikat rasa kekompakan kami bersama, memupuk rasa persaudaraan dan tali silaturahmi kami untuk bersama-sama belajar dan melepas lelah setelah mengikuti perkuliahan di Stadion Ujung UNPAR

Dan inilah saya dari sekian banyak kami,

dan ini….

sekian laporan dari saya akhir kata PGSD adalah sebuah tonggak tiang penyangga dunia pendidikan di Indonesia karena ada sebuah studi yang menyatakan Pendidikan Dasar yaitu Sekolah Dasar merupakan tahap awal yang menentukan masa depan anak dalam menempuh tingkatan yang lebih tinggi yaitu SMP, SMA, Perguruan Tinggi, dan Dunia Kerja. Bagi rekan-rekan mahasiswa PGSD saya harap jangan berkecil hati karena masa depan anak-anak yang menentukan arah kemajuan NKRI ini ada di pundak anda, kembangkan media pembalajaran yang ada, lakukan studi banding, cari informasi, berikan pendidikan yang bermutu sehingga anak-anak kita kelak dapat menjadi panutan dan kebanggaan bangsa.

Hidup Mahasiswa….!!!!!!!!!!!!!!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kisah Cinta Ku

Cerita ini adalah kejadian nyata yang aku alami, jikalau ada nama yang disebutkan dalamnya aku minta maaf ya mohon dimaafkan karena ini merupakan ketidaksengajaan dari aku, ini hanyalah sebatas daya imajinasi ku dan karya ku yang mungkin tidak ada pentingnya namun aku hanya ingin belajar untuk membuat sebuah tulisan biografi kali aja mantep hehehehehehehe maafin ya Tuhan Yesus Kristus memberkati.

Tanggal 21 Desember 2009, hari ini kamu marah lagi, kenapa sih mesti marah hanya gara-gara aku telat balas sms kamu 30 menit? Sedangkan kamu pernah gak kasih kabar ke aku selama 1 minggu buat ku khawatir dan tak henti-hentinya memikirkan dirimu dan menanyakan kabar mu kepada langit-langit kamar tidur ku seperti orang bodoh saja diriku?! Kamu tau aku hanyalah aku dan takkan bisa seperti pacar-pacar kamu dulu, aku berikan seluruh kesetiaan ku padamu, seluruh ke egoisan ku telah ku kubur dalam-dalam hanya demi kamu, bahkan aku di cap terlalu setia oleh kawan-kawan ku tapi ku hanya ingin mencintai mu apa adanya dirimu dan ku harap kamu pun mengasihi aku apa adanya diri ku.

Aku sadar siapa aku? Aku hanyalah lelaki yang 7 tahun tanpa kekasih, ku buta akan perkara percintaan. Aku hanya bisa berikan cinta yang tulus dan pengorbanan ikhlas tuk selalu mengasihi kamu dengan segala keterbatasan ku, apalah arti seorang aku ini ku sadar tanpa dirimu aku tidak dapat berbuat apa-apa 1 minggu saja tanpa kabar darimu sudah buat ku mati kutu tak bisa berbuat apa-apa semua pekerjaan ku berantakan ku tak sanggup merasakan itu lagi.

Hai pujaan hati ku, sungguh tega kah kau buat ku seperti ini? Kau yang telah secara tidak langsung masuk ke kehidupan ku. Kau rebut seluruh perhatian ku tuk perhatikan dirimu tiap detik, menit, jam, hari, entah makan, tidur, bekerja, berjalan, dan dalam segala hal aspek hidup ku hanya kamu yang selalu terngiang di sana, di sini di pikiran ku di dunia khayal ku di dunia impian ku di sebuah hati di raga jiwa ku di untaian air mata ku ini.

Sungguh hina diriku ini, aku ini lelaki perasa yang sedikit saja di singgung, di marah, di sakiti hati ku, dan mendengar kabar yang tak mengenakan langsung down! Langsung jatuh terperosok dalam sekali. Aku hanya ingin katakan “jikalau” hari ini memang sudah susah tuk bersatu lagi baik-baik lah chayank di sana, dan jikalau kamu sudah temukan kekasih yang baru selamat berbahagia ku ikhlas tuk melepas jikalau itu membahagiakan dirimu dan ku kan selalu mendoakan diri mu, meskipun hati ini teriris perih ku kan hancurkan pilunya hati dan perihnya jiwa ini dengan kebisuan ku dan ku kubur dalam-dalam di dalam hati ku……….

Tanggal 22 Desember 2009, kemarin malam ku terlalu sibuk memikirkan apa yang akan ku lakukan jikalau dia sang pujaan hati ku pergi meninggalkan diri ku, banyak yang ku katakan mau melepas lah, mengikhlaskan lah, mendoakan lah, dan lain sebagainya padahal aku tau ku tak sanggup tuk kehilangan dia.

Ku lalui malam kemarin dengan mata terbuka dan tidak sanggup tuk dipejamkan ku terlalu sibuk memikirkan apa yang sebenarnya dia pikirkan? Hanya gara-gara 30 menit ku terlambat membalas sms nya dia matikan hand phone, trus ku hubungi tidak bisa ku sms juga tidak masuk dia begitu marah dengan aku. Ada apa sih dengan dia? Ku bingung ku takut ku cemas ku gelisah ku gundah ku…… dan ku begitu bingung kenapa hal itu bisa terjadi, padahal aku hanya tidak membalas sms nya 30 menit dia marah dan dia katakan tidak mau menghubungi aku lagi selamanya dengan gambar animasi yang menunjukkan ekspresi marah melalui sms.

Pagi-pagi sekali ku mencoba menenangkan diri ku berdoa pada Tuhan agar dia senantiasa diberkati oleh Tuhan dan memperoleh seseorang yang lebih baik lagi dari ku waktu itu ku kira dia mau mutusin aku. Namun pagi pukul 10 lebih kalau tidak salah hand phone ku berbunyi, bunyi semua sms ku ke dia masuk tandanya dia sudah menghidupkan hp miliknya. Dan ia pun membalas sms ku, ntah kenapa ku langsung berasumsi dia tidak marah hanya ingin aku tau bagaimana rasanya jikalau tidak di hubungi seharian dan apa yang dibicarakan itu sangat penting. Aku bertanya-tanya apakah sungguh sangat penting apa yang dia sms tadi malam? Huft, dari sudut pandang ku tidaklah terlalu penting hanya menanyakan pendapat ku mengenai sahabatnya yang mengalami permasalahan percintaan namun dari sudut pandang dia sangat penting mmmm….. membingungkan juga hehehehe maaf ya sayang.

Tapi ku mencoba tuk pahami perasaan dia dan mencoba berada di posisi dia, bagaimana jikalau aku mempunyai seorang sahabat dan dia sangat kecewa akibat kandasnya kisah percintaan yang ia alami dan meninggalkan bekas luka yang sulit ia lupakan, dan aku ingin menolong dia dengan menegur memberi semangat tidak bisa, menceritakan kisah pengalaman ku tentang bagaimana mengatasi kesedihan akibat ditinggal sang kekasih tetap tidak bisa dia masih saja down dan dia berkomitmen tuk tidak membuka hatinya buat seseorang dan disitu aku berperan sebagai seorang sahabat bagaimana cara ku untuk bisa menolong teman ku yang sedang depresi karena cinta alternatif paling mujarab ialah menghubungi kekasih pujaan ku, namun sms ku tidak satupun dia balas bagaimana caranya padahal pada waktu yang bersamaan aku sangat memerlukan pendapat dia aku pasti kecewa berat dan sangat marah!!!!!!

Itu sudut pandang dari cerita khayalan ku mengenai kondisi dia tadi malam hingga begitu marah pada ku, dari situ aku tau sekali bagaimana keadaannya sungguh mengharukan dan ironis tuk ku bayangkan namun itu hanyalah gambaran bukan kondisi sebenarnya yang dialami dia pujaan hati ku hingga tidak dia aktifkan hp miliknya semalaman gara-gara aku tidak membalas smsnya. Maafkan aku ya chayank aku tidak tau kalau ada sms darimu maafkan aku ya.

Nurut aku cara yang paling efektif ialah mengajak berdoa, aku akan pimpin doa itu dan ku katakan kata-kata motivasi, menghibur, menguatkan, meminta pertolongan Tuhan agar dia mampu untuk memaafkan seseorang yang telah menyakiti hatinya, dan mampu untuk membuka lembaran kehidupan yang baru dan bangkit kembali dari rasa sakitnya. Secara manusia aku tau keterbatasan ku tetapi Tuhan tidak punya batasan Ia punya kuasa atas dunia jadi serahkan semuanya pada Tuhan biar Tuhan yang bekerja dalam hidupnya.

Sayang ku jangan marah lagi ya chayank, aku sangat cinta pada mu aku gak mau kehilangan diri mu sungguh sedetik pun aku tak sanggup. Sebenarnya aku punya alasan untuk marah namun rasa cinta ku pada mu terlebih besar ketimbang rasa amarah ku dan kecewa ku jadi maafkan aku ya yayang RENUN ku yang cantik!!!!!!!! I Love You 4ever!

Tanggal 1 Februari 2010, hai bidadari ku apa kabar gerangan dirimu sekarang? Yayang aku nggak suka yayang nyembunyiin penyakit yayang hanya tuk buat ku senang ataupun bahagia!!!!!!!!!!! Kamu tau betapa menyesalnya diriku saat ini ngajak yayang makan nasi goreng di warung tenda jikalau aku tau yayang gak bisa makan itu karena bisa buat penyakit yayang kambuh lagi, kenapa yayang tega lakuin itu kenapa yank?? Aku harap ini yang terakhir kali yayang lakuin itu untuk ke depannya aku mau n minta kejujuran dari ayank! Yayang tau saat ini aku cemas aku gundah aku tak tau harus berbuat apa, saat ini yayang pasti kesakitan yayang pasti menderita menahan rasa sakit ya kan?? Yank kenapa mesti yayang lakuin ini semua wat aku, aku gak habis pikir aku gak tau harus berbuat apa sekarang aku hanya bisa berdoa dan berharap yayang baik-baik aja disana.

Malam ini ku hanya bisa menangis dan menyesal karena kebodohan ku tidak menanyakan terlebih dahulu apakah yayang bisa makan nasi goreng atau nggak, maafkan aku sayang hari ini aku hanya menyesal n mencoba tuk memahami segala realita yang ada, cepat sembuh ya sayang cepat sehat karena ada aku disini yang dengan setia kan menjaga hadir mu disini dihatiku di selongsong rongga kehidupan ku hanya ada terukir nama mu disitu. Cinta biarlah malam ini ku lalui bersamamu tuk selamanya denganmu selalu tidak terpisahkan dalam tidurmu dan hadirmu ku kan selalu mencintai mu selamanya!!!!!

Tanggal 4 februari 2010, hari ini terasa batin ku tenang sayang ku baik-baik saja di sana tak terasa sudah hampir 5 bulan hubungan ini kita bina dari tanggal 15 oktober 2009 dulu hingga sekarang hubungan kita tetap awet ku harap ini kan terus begini hingga kita dipersatukan dalam pernikahan mempunyai keturunan dan diberkati! Namun aku juga sadar siapa diriku? Yang bisa nentuin jodoh seenaknya seperti membeli kacang goreng saja he10x, so aq harus mau gak mau siap gak siap mesti persiapin diri tuk kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bakal terjadi dalam hubungan kita jikalau memang suatu saat nanti kita bukanlah jodoh yang dikehendaki oleh Tuhan aku siap untuk melepas mu jikalau pada masanya hal itu terjadi dan aku harap sayang pun demikian apapun yang terjadi hadapi dengan senyuman ya sayang ku!

Sampai sekarang aku masih bingung seperti seorang pengembara yang tak tau arah tujuannya, aku bingung bagaimana dan seperti apa ceritanya kita bisa bertemu, kita bisa bersenda gurau, kita mulai akrab, kita mulai saling memperhatikan, kita mulai saling merasa memiliki, hingga kita jadian dan sampai berkomitmen untuk mempertahankan hubungan ini hingga kita menikah dan mempunyai keturunan ^,^ sungguh daya khayal dan imajinasi yang tinggi hanya saja itu adalah harapan kita berdua dan hal itu yang membuat ku percaya bahwa kaulah sosok anggun yang ku cari, tulang dari tulang ku dan belahan jiwa ku yang terhilang yang datang kembali membawa segenggam cinta. Terima kasih lah sayang sudah mau hampir dan diam bersarang di ulu hati ku yang terdalam terima kasih sudah mau masuk ke dalam kehidupan ku yang sepi dan 7 tahun lebih menyendiri sejak SMP hingga aku bertemu dengan sayang.

Ketika sebelum bertemu sayang ada banyak peristiwa dan pengalaman yang ku lalui, SMP kelas 3 (SMPN 2 Palangka Raya) adalah awal mula aku mulai tertarik pada lawan jenis (perempuan atau gadis atau apalah bingung mau nyebutnya he5x bingung ya ama aku juga bingung ama apa yg aku ucapin ini ^,^) saat itu aku mengalami cinta pada pandangan pertama dengan seorang ce bernama Lia sebelum itu dia adalah teman sekelas ku waktu kelas 2 SMP ketika itu dia adalah anak pindahan dan duduk tepat di belakang ku. Dahulu ketika kelas 2 kami berdua adalah teman akrab dengan 2 teman ku lagi yaitu Riyanda dan Yespriani kami berempat adalah sahabat ketika di kelas 2 SMP ketika itu kami sering bermain bersama jalan bersama ke kantin sekolah, anehnya pada saat itu aku gak punya perasaan apa-apa ke dia just friend begitu ketika kelas 2.

Namun semua berubah ketika ku beranjak kelas 3 dan pada waktu itu kami berempat pisah kelas aku dan yespriani masuk kelas unggulan karena kami dua rangking 1 dan 2 dikelas berturut-turut tentu aja aku di peringkat kedua terus he5x, dan pada waktu itu lia ma riyanda satu kelas kalau tidak salah kelas 3-1, dan kami dua yesi kelas 3-6. Kisah ku mulai menyukai lia pada suatu waktu aku tidak sengaja menengok ke arah dia waktu les pelajaran tambahan untuk persiapan UAS dan pada waktu itu kayak di pelem-pelem tu yank adegan “gerak lambat” gitu kalo in englishnya slow motion he5x dan jantung ku berdetak sangat kencang mungkin itu kali ya yang dinamakan masa pubertas atau apalah dan pada masa itu semua hal aku ceritakan pada teman2 ku selain dengan riyanda juga dengan falentino mungkin sayang kenal aja si tino tu lo sopir kita maren he5x aku temenan ma tino dari SMP kelas 1 mpe sekarang udah kayak keluarga ku sendiri apalagi ma mamahnya tino sering maem bareng di rumahnya he5x, lanjut nah pada saat itu si riyanda tu nah yank bilang2 ke lia kalo aku tu suka ke dia eh malah si lia (panggilan akrab wat lia) malah ngejauh n menghindar dari aku hu5x malangnya nasib ku boro-boro pengen dekatin dia ngajak pacaran wong dia aja ngejauh, pada suatu waktu ada kesempatan tuk berdua dengan dia ku tanya aja kenapa dia ngejauh dari aku, tau gak dia bilang apa “aku nganggap kamu tu Di (panggilan untuk aku) sebagai teman aja sekarang kamu udah punya perasaan lain ma aq kamu tau gak rasanya aneh banget, aku Cuma berteman aja” gitu dia bilang wah sejak itu aku gak pernah lagi mau ngedekatin dia aku mencoba tuk menjadi “teman” yang baik wat dia meski susah karena dia udah nganggap aku lain huh begitulah kisahnya sayang ku.

Oya waktu SMP sebelum aku ngerasa “jatuh cinta atau masa pubertas itu” aku pernah kagum ma seorang ce namanya Suri aku kagum karena dia menarik tuk diapandang gak lebih makanya gampang aja ku lupain tapi ma rosmalia ketika masuk SMA aku baru bisa ngelupain dia. Lanjut cerita ku di SMA penuh dengan kenangan, aku masuk SMAN-1 Palangka Raya satu sekolah juga ma lia fiuh ketemu agi deh ma cinta yang gak kan pernah kesampaian itu he5x tapi pada saat itu aku sudah mampu tuk melupakan dia meskipun sedikit susah tuk dilupakan he5x.

Pada masa SMA kelas 1 ato kelas X (10) aku belum dapat seseorang yang ku suka ato ku taksir ^,^ lanjut ke kelas 2 ya waktu itu sebelum kenaikan kelas 2 sudah diadakan penjurusan kelas ada 3 (tiga) option yang ditawarkan yaitu IPA, IPS, dan Bahasa. Sayang tau gak wali kelas ku dulu ngotot banget (SEKILAS INFO: tadi sayang da nelpon aku senang rasanya, tpi keputus ntah karena sayang marah ma aku gara2 fotonya da ma aku n aku sanjung2 sayang cantik n sebagainya q becandain ato gara2 pulsa, eh ternyata benar gara2 pulsa. Sayang ku tidur yang nyenyak ya tenang ada aku kok yang ngejaga kamu disini i love u) nah, sampe dimana tadi ya ceritanya oya sampe penjurusan, nah wali kelas ku itu ngotot banget wat aku ca masuk jurusan IPA tapi akunya gak mau aku mau masuk Bahasa aja kebetulan b.inggris aku belum lancar jadi pengen fokus belajar b.inggris eh gak taunya aku di kelas 2 Bahasa bukannya pinter b.inggris tapi pinter sastra indonesia he5x. Saking pinternya yank aku sempat kena syndrome pecinta sastra yaitu Atheis selama 1 bulan aneh memang tapi keseringan buat puisi membuat otak ku gak normal tiap saat menyendiri menulis kata-kata yang gak jelas mulai di buku, di meja, di kursi, di dinding, bahkan kantin pun tak luput dari goresan kata-kata puisi sastra ku dan bahkan aku sempat merasa bagaikan tuhan tubuh ku penuh dengan kemuliaan namun puji Tuhan saat itu Tuhan gak ngebiarin aku semakin jatuh dan aku gak sampai buat aliran sesat bisa-bisa aku dihajar massa he10x pada masa itu Tuhan berikan aku penyakit huh sakit yang sangat menyakitkan 1 bulan lebih gak bisa sembuh-sembuh kalo gak salah ^^ pada saat sebelum mujizat aku berteriak ma Tuhan yank aku bilang “Tuhan ampuni aku, aku tau hanya Engkau lah Tuhan Raja pencipta alam semesta” dan terus demikian aku teriak aku menangis sejadi-jadinya yank ai and puji Tuhan akhirnya aku disembuhin juga ma Jesus Christ he5x.

Lanjut pada masa kelas 2 SMA itu aku nemuin ce yang wat aku tergila-gila akan kecantikannya, dia keturunan cina yank namanya Uut ade tingkat, ruang kelasnya tepat di depan ruang kelas aku. Pada masa itu aku adalah ketua Paskibra sekolah lo hehehe badan ku buntal ca jadi ketua paski lah aneh memang tapi gak bisa dipungkiri karena itu aku banyak dikenal meskipun aku gak kenal he10x keren kan yuk mari…… Lanjut ^,^ pada saat itu aku mulai berikan perhatian ke Uut saat aku ngalamin kembali kayak di SMP ma lia itu yank slow motion agy he5x, dari situ aku mulai mencari info tentang dia (uut) aku cari ade tingkat anak paski yang sekelas ma dia aku minta no HP dia, trus mulai deh cari-cari perhatian dengan bertingkah konyol di depan kelas memang malu-maluin aja kerjaan aku waktu SMA he kalo dipikir-pikir sih masa SMA memang masa yang paling indah ho5. Yank semenjak aku kenal dia aku Cuma berani lewat sms doang nelpon gak berani, apalagi waktu itu dia minta ketemuan ma aku yank fiuh aku takut grogi panas dingin tau gak apa yang aku lakuin aku cuma bisa bersembunyi dan kembali memendam rasa yang ada karena aku itu orangnya pemalu yank sangat malu mana teman-teman aku waktu itu pada usil pake bilang-bilang kalo aku suka ma dia (Uut) jadi deh ku menghindar dan sampe sekarang aku gak pernah kontak dia lagi cos memang dah ganti no HP Uutnya n pindah sekolah ke sekolah sebelah yaitu SMAN-2 Palangka Raya ketika kenaikan kelas. Itulah kisah asmara ku kandas hanya sebatas hasrat dan lagipula dia gak seiman alias dia itu muslim ho5x untung hanya sebatas kagum aja sebatas suka aja gak sampe cinta he5x yup itu kisah kelas 2.

Lanjut sekarang kisah tentang pacar SMS ku he5 waktu itu aku masih kelas 2, aku udah lupa namanya jadi ku sebut aja “Mawar” gak papa kan hi10x. Nah awal mula bermula ketika aku mau cari pacar ya sekedar pengen coba gimana sih rasanya pacaran maklum waktu itu kan rada gencar teman-teman ku panasin aku wat punya ce ya namanya juga masih kecil ajang coba-coba gitu, aku kenal ma mawar ini dari sohib ku yang ku kenal waktu kelas 1 SMA namanya Andrie sekarang dia anak B.Indonesia UNPAR angkatan aku juga, lanjut nah awal mula aku tanya ma Andrie apakah dia punya kenalan ce gak yang masih jomblo gitu dia bilang ada namanya Mawar ade dari temannya ku tanya aja ma Andrie ehm….. maaf ya ku tanya gini dia cantik gak ndre trus andrie bilang “kada tau jua q bro aku kenal dari SMS aja katanya dia mau cari pacar….” nah dari kata andrie itulah aku penasaran, mulai deh aku sms kenalan mpe jadian lewat sms doang tau gak hal yang wat aku risih ternyata dia muslim juga T.T tapi waktu itu aku anggap biasa ajah karena aku Cuma mo coba-coba kali aja jodoh dan dia cantik terus berubah agama deh jadi Kristen ho5 waktu itu aku masih terlalu muda dan gak tau caranya menghargai sebuah perasaan, pas suatu kesempatan aku ketemuan ma dia, hal ini belum pernah aku ceritain ke ayank tiap kali q mau cerita gak da kesempatan terus selalu di ajak becanda ma yayank so lewat tulisan ini aja aku ceritain yang sejujur2nya. Nah pas ketemuan aku agak kecewa jauh dari harapan yank namanya juga masih muda belum labil so aku putusin aja hanya gara2 aku kurang cocok alasannya Cuma satu maaf ya yank dia taunya gak cantik ^,^ maaf sekali lagi dari situ aku sadar aku udah nyakitin perasaan ce dia bilang jangan pernah hubungi aku lagi ini itu dan sebagainya kata-kata kutuk gitu deh ya aku bilang aja aku minta maaf sudah nyakitin kamu huh, jadian lewat sms n putus pun lewat sms juga dan karena itu aku gak mau pacaran dan berkomitmen tuk gak pacaran mpe akhirnya ketemu deh ma sayang makanya tiap kali yayank marah aku selalu bilang kata maaf dan aku hati-hati betul perlakuin yayank meskipun tak bisa dipungkiri aku juga pernah nyakitin yayank maafin aku ya karena aku gak mau, gak kan pernah ingin tuk nyakitin yayank aku trauma tuk ngelakuin hal itu lagi, pacar ku cukup satu yang pertama dan terakhir bagi ku yaitu Kamu Renun Marselina ^,^ hanya kamu.

Yup lanjut ya setelah aku putus ma “mawar” itu he5x aku hidup dalam penyesalan yang amat mendalam, karena aku pernah dengar sebuah ilustrasi di radio barigas program Telaga tentang konseling keluarga gitu, disitu diceritain bahwa perempuan itu digambarkan seperti seekor kupu-kupu yang jikalau dipegang mesti hati-hati jikalau nggak ia akan mati dan sayapnya akan patah, berbeda dengan laki-laki yang digambarkan seperti seekor kerbau yang biarpun ditusuk badannya dengan jarum ia gak akan merasa apa-apa dari situ aku mulai menyesal dan mulai cemas takut ada apa-apa ma dia tapi nox aja udah ku hapus so aku diamin aja dan gak pernah kontak lagi mpe sekarang. Aku shock berat dan gak mau pacaran dulu, cerita ku lanjut ke my secret admired pengagum rahasiaku namanya ani orang batak yank tomboy abis ngeliat dia aja ngeri pukulannya keras banget he5x bahkan dia aja pernah mau membunuh papahnya ndiri benar-benar mengerikan tapi aku bilang aja kita sahabat aja gak lebih tapi dia seperti maksa ya memang orangnya gitu tukang paksa so ku diamin aja gak pernah ku gubris kelas 3 SMA dia duduk tepat di belakang ku cari perhatian gitu deh, mungkin baru pas dalam situasi itu aku baru ngerasain apa yang dirasain oleh lia cinta SMP dulu rasanya risih aneh banget yang dulunya teman akrab eh dia nganggap aku lebih dari sekedar teman so aku lagi yang ngejauh dari dia teman satu kelas dah pada tau karena kelas Bahasa Cuma satu ya satu kelas terus 2 tahun berturut-turut hohohohoho, so rame mereka teman-teman yang co di kelas ngejek aku huuh ape deh semua rasa tercampur aduk gado-gado gitu he3x tapi semua gak lama kok habis itu misah pas lulusan teman-teman Agasa Anak Tiga Bahasa I miss them so much huhuhuhuhuhuhuhu.

Yup ketika itu kelas 3 aku juga kagum lagi ma kecantikan ade tingkat ku Kristin namanya kalo gak salah nama lengkapnya sih itu he5x, aku kagum aja ma dia yank cantik tapi tetap aja dia nganggap aku sebagai kakak T.T sampe ketemu lagi di ospek satu angkatan ma yayank kenal ja paling yayank tu dia anak b.inggris UNPAR gitu huh cape juga ya besok lagi ku lanjutin ya dah jam 12 tepat tengah malam ho10x! I Love U my lovely Renun Marcelina hanya kamu dari sekian banyak ce yang dah ku sebutkan tadi yang nerima aku apa adanya dan aku gak kan mengecewakan yayang sebab hanya dengan yayang ku temukan kasih yang sejati tentunya kasih sejati dari Tuhan Yesus Kristus yang paling utama I Love You Lord GBU……..

Tanggal 5 Februari 2010, sayang kenapa sih kamu tu bandel he10x, dah tau hujan awan aja hitam disebelah sana masih aja bersikeras bayar SPP yang masih bisa hari senin juga tu kan kena flu aku khawatir tau lain kali jangan gitu lagi ya ntar sakit lo. Sayang gimana keadaannya? Dah baikan? Tadi senang rasanya ca buat sayang bahagia dengerin sayang ketawa seperti nggak sakit pas ku telpon tadi, padahal maka masih sakit aku saluuuuuuuutttttttttttttttt ma yayang ku tercinta! Meski sakit tetap semangat dan masih sanggup tuk ngejaga anaknya alias ponakannya yayang hebaaaaaaaattttttttttt!!!!!!!!! Jempol deh wat sayang ^,^ aku senang sayang baik-baik aja di sana hati ku lega rasanya dan aku kan selalu menjaga sayang di hatiku yang terdalam I Love U honey!

Hari ini dingin banget ya tapi hasrat ku tuk menulis besar banget seakan gak merasa apa-apa serasa panas di sekeliling ku padahal hujan lebat ho9x. Lanjut lagi ya ceritanya sayang ternyata salah lain Kristin tapi Vanny he10x kebalik ku nulis namanya, iya yank Vanny itu ade tingkat aku jurusan Bahasa juga di SMAN-1 Palangka Raya awal mula ku ketemu dia waktu kami latihan Paski, kami tu nah rutin tiap Jum’at latihan nah pada kesempatan itu Vanny lagi les mau pulang dia nunggu jemputan di depan lobi sekolah so aku kembali deh ngalamin hasrat suka iya sebatas suka aja ma dia cantik sih, he5x eh ternyata Andrie temen ku itu kenal baik ma Vanny karena dia temennya mantan Andrie waktu itu so aku minta no HP dia ya seperti biasa basa basi perkenalan tanya-tanya tentang dia PeDeKate gitu tapi tetap aja yang namanya Riyadi itu pemalu suka panas dingin ketemu ce makanya kembali deh ke masa ku kelas 2 SMA hanya berani lewat sms doang, kayak kita dulu PeDeKate aku Cuma berani bilang I Love U ke sayang lewat sms doang pas pengen ketemu waduh dag dig dug duer….. gitu hatiku he10x ntar aja aku cerita tentang pertama kali aku jalan ma sayang tu lah ada rubrik khusus untuk cerita itu he10x. Lanjut deh nah mpe mau lulusan kelas 3 SMA aku gak pernah berani untuk deketin dia sampe akhirnya ketemu deh di Ospek FKIP UNPAR maren dia mulai tanya-tanya apa aja yang dibawa biasa lah takut di hukum he10x, saat itu kami mulai sedikit akrab waktu SMA kami paling Cuma saling negur gitu aja padahal satu SMA dah tau kalo aku suka ma dia hi10x tapi oleh aku malu so ku pendam aja rasa itu, pas ketemu waktu Ospek banyak yang bilang kalo kami dua itu mirip ya aku bilang aja kan Ade Kakak he iya dia udah aku anggap ade aku sendiri gak da perasaan apa-apa lagi hanya sebatas saudara mpe akhirnya Frank anak TEP gak mungkin ayank gak kenal, nah Frank mulai ngedekatin dia and aku gak tau apakah mereka beneran pacaran ato nggak cos mereka deket banget mulai jalan bareng kemana-mana bareng satu motor ya aku ucapin selamat deh ke dia dan mulai mencari yang lain.

Waktu itu aku bingung apa sih yang jelek dari aku sampe-sampe aku gak pernah pacaran dari SMP mpe sebelum ketemu sayang aku gak punya pacar. Huh mulai deh ya TePe-TePe gitu deh biasa lah yank waktu itu kan aku pengen melepas julukan Jomblo Sejati gitu teman-teman aku tau kok kalo aku gak pernah pacaran kalo sayang gak percaya tanya aja teman-teman ku, ntar aku kasih no mereka ar sayang ca tanya ke mereka itupun kalo setelah sayang baca ini dan memang penasaran SMS aja key ntar ku beri deh no HP sohib ku yaitu Andrie teman sejati SMA dan Falentino sahabat ku SMP aku akrab hanya ma mereka dua aja yank so pasti mereka tahu semuanya tentang aku. Lanjut waktu itu da banyak option yang bisa aku deketin gitu tapi ntah kenapa aku lebih tertarik tuk dekati Mizzy kenal gak dia anggota kelompok Tuyang juga satu aja kok ma sayang dia anak B.Indonesia, nah waktu itu pas Ospek ato lebih akrab dikenal dengan sebutan Aksi Kampus udah mau selesai itu sebelum aku ketemu sayang lo Devin tu tau aja kok waktu itu mulai gombal-gombal gitu mpe bikin cerita tentang dia kayak apa yang aku buat ini hanya aja disitu aku hanya menceritakan apa yang aku rasa ke dia nggak kayak apa yang aku tulis ke sayang ini, terus kita SMSan gitu tapi berselang beberapa hari kayaknya apa yang aku buat gak direspons padahal aku dah pake kasih foto ke dia, kayaknya pada waktu itu si Mizzy mau aku yang agresif datangin dia ajak jalan seperti itu yang aku dengar dari Devin cos Devin itu kenal ma Mizzy cos satu gereja plus Devin itu saudara sepupu ku dari kapuas tinggal di barak dekat rumah aku lagi so dah akrab gitu, yank aku bobo dulu lah dah ngantuk besok lagi lanjut ceritanya…….

Tanggal 6 Februari 2010, seperti biasa aku awali dengan ngelandau lagi he10x tapi tetap mesti berdoa tu harus biar segala aktivitas yang dilalui bisa lancar dan diberkati selalu. Nah lanjut ya ceritanya aku mulai PeDeKate ma Mizzy itu tepatnya waktu Aksi Kampus sudah selesai karena aku gak berani selama Ospek deketin ade tingkat ntar bisa-bisa aku di sidang ma mereka panitia Ospek he10x, makanya selama Ospek aku kayak gak perduli gitu ato istilah kerennya “Cool abis” he10x karena pada waktu itu aku mesti profesional makanya aku nganggap semua ce yang ada ikut Ospek dan yang jadi anggota kelompok aku itu sebagai ade ku sendiri n aku nta maaf ya jikalau selama jadi kakak pendamping aku selalu telat cos aku ini orangnya gak bisa cape karena kalo cape aku bisa drop kayak HP itu perlu di ces he10x makanya aku lambat karena istirahat bentar habis setelah kegiatan aku bukannya pulang k rumah tapi stand by di sekre Bem FKIP ada yang dikerjakan terus datang pagi-pagi sekali mpe malam pertemuan kelompok terus datang pagi-pagi lagi begitu terus sampe kegiatan Ospek selesai makanya aku sering terlambat maaf ya he10x aku kira dulu jadi panitia Ospek enak nggak taunya cape juga tapi memang yang paling cape yang jadi peserta Ospek he20x kan selama klian kegiatan aku tidur di tempat kesehatan he20x ya tidur itupun hanya sebatas menutup mata gak bisa benar-benar pulas makanya tetap cape he.

Awal mula aku sudah nggak pernah lagi kontak-kontakan ma Mizzy waktu kebaktian di Aula UNPAR yang diadain oleh PMK FKIP UNPAR aku ingat pernah liat yayank pake baju hijau ya kan? Pada saat itu sayang dah pulang aku baru nyampe he biasa telat terus, pada waktu itu kami aku, evan, ma k’siswadi lagi berbincang-bincang mengenai pacar ato orang sedang dideketin ma kami nah pas waktu itu aku curhat ma k’siswadi ku bilang “bang kanampi lah aku tuh uluh ah pahamen mun tukep uluh bawi pasti ih minder makanya ja tau dinun pacar bara SMP bihin kanampi lah cara ngatasi te?” kata ku habasa dengan kak sis he10x jadi panjang lebar deh kak sis beri penjelasan karena kak sis kan memang pengalaman masalah itu he10x nah sampe lah kak sis tanya “memang tege kah uluh bawi je incar muh?” ha10x kayak buruan aja pake diincar segala he nah pada waktu itu aku bilang aja “ada bang namanya Marselina dari bahu palawa” aku bilang hi20x maaf ya waktu itu kan kita masih PeDeKate dan masih belum mengenal ketemuan aja gak pernah ma sayang waktu itu maaf ya please……..nah waktu itu evan bilang “anak TEP kalo iye di” aku bilang aja iya nah dari situ mulai deh k’sis ma evan kayak ngegoda sayang gitu he maaf ya tapi setelah kita jadian dengan syarat gak da satu pun yang boleh tau tentang hubungan kita so aku mulai tertutup dan nyembunyiin kisah kita di hadapan orang-orang termasuk keluarga ku sendiri meski mereka udah mulai curiga tapi ya enjoy aja hehehe

Sekarang lah saatnya aku cerita tentang sayang, jujur yank waktu pertama kali aku nelpon sayang suara sayang itu gimana gitu logatnya ada, lucu juga ada, dan ngegemesin banget he10x, kita sudah hampir 5 bulan membina hubungan di belakang keluarga kita sebetulnya aku takut bukan karena apa tapi karena aku takut kalau-kalau kita ada hubungan keluarga kenapa aku takut akan perkara itu karena aku benar-benar dan sungguh-sungguh ingin bisa menjadi kekasih mu dan menikah sama kamu punya anak sama kamu dan hidup bersama sama ayank selamanya sampe waktu yang pisahkan kita. Pertama kali aku ketemu sayang waktu itu di yonif TNI kan tempat k2 sayang aku inget banget aku nyasar putar-putar sampe dipelototin oleh tentara situ he10x jujur aku takut tapi kalo sampe aja mereka marahin aku ya ku hajar balik sapa takut he10x kan aku gak da salah apa-apa, pertama kali aku lihat sayang di depan gang komplek perumahan TNI jantung aku berdebar sangat cepat yank ntah kenapa pas ngeliat sayang slow motion gitu gerak lambat lagi tapi bedanya klo ma yang sebelum-sebelumnya aku gak berani untuk ngatakan cinta kalo ma sayang ada suatu pencitraan yang wat aku berani meskipun aku gemetar dan sangat malu, malunya itu waktu di rumah, sayang langsung masuk tau aja di depan rumah ada kak lia ma kak erli nggak aja di kenalin di ceritain “ini k2 aku ini kak lia ini kak erli” gitu jadinya di depan rumah aku salah tingkah dan gak tau mesti ngomong apa pengen kenalan kan banyak orang waktu itu selain k2 sayang juga ada warga lain pada ngerumpi di depan takutnya pas aku salaman ma k2 yayank kan waktu itu aku belum kenal timbul ntar aku salamin semua satu-satu yang ada disitu he10x kan aku jadi malu, aku sangat senang bisa jalan sama sayang ke palma nonton bioskop bahkan tiket kita dua nonton kemaren masih ku simpan rapi di dompet ku, yank besok lagi lah aku lanjutin ceritanya ngantuk udah aku kangen ma sayang T.T I LOVE YOU honey ku!!!!!!!!!!!!!! GB our love 4ever ones again I Love You

Tanggal 7 Februari 2010, saat ini adalah hari minggu aku ucapin met hari minggu met ibadah aja buat sayang senang rasanya pagi-pagi udah ada sms dari sayang he10x i love u honey, sayang inget gak waktu pertama kali aku nembak sayang ciye mang buruan pake ditembak hi10x aku begitu takut untuk mengutarakan segala isi hatiku waktu itu. Sayang suka banget becandain aku sudah tau untuk mengatakan cinta ma sayang aja aku perlu mengumpulkan keberanian pada waktu itu adalah kali pertama aku nembak ce langsung dan merupakan yang terakhir dalam hidup aku.

Malam ini aku hanya bisa menyesal aku hanya bisa wat sayang kecewa, maafin aku ya sayang maafin aku, aku terlalu sibuk hingga sungguh aku tidak menghiraukan apa yang sayang katakan yaitu untuk aku bisa membagi waktu untuk istirahat. Selama ini jujur tidak satupun orang perduli akan hidup aku, aku mau ini aku mau itu terasa bebas namun tidak terkontrol makasih ya sayang dah mau perhatiin aku maafin aku, aku janji gak lagi seperti itu I Promise please don’t leave me alone here!!!!!!!!!! Tapi kalo memang sayang udah gak sanggup membina hubungan ini, putusin aja aku dan aku kan selalu mendoakan yang terbaik wat sayang ya yang terbaik! Met bobo ya mimpi indah sayang I Love U always…………..

Tanggal 21 Februari 2010, huh lama udah gak aku lanjuti kisah ini mungkin sayang sudah lama menanti tuk membaca segala hal tentang aku tentang dunia ku tentang kisah percintaan ku tentang sifat aku dan aku harap sayang bisa mengerti dan maafkan segala hal ucapan ku yang telah ku tulis dari awal hingga yang terakhir. Semuanya aku tulis apa adanya diri ku, apa yang aku rasakan, apa yang aku dengar, apa yang aku alami bersama sayang, sayang aku harap cinta ini tidak cukup sampai disini aku harap cinta ini kan terus begini abadi hingga waktu yang pisahkan kisah cinta kita. Sayang malam ini entah kenapa mata q meneteskan air mata aku tau aku tak sanggup tuk pisah sedetik pun dengan sayang sudah satu minggu kita gak bertemu terasa seabad bagi ku dan malam ini adalah puncak kerinduan ku.

Sayang ku aku terlalu sayang dengan mu, hingga aku rela kan lakukan apapun demi mempertahankan hubungan ini dengan mu. Sayang ku percayalah hanya kau yang ada di hatiku yang ada di lubuk sanubari ku yang terdalam. Cinta ku bintang malam ini begitu banyak dan bulan pun menunjukkan sinarnya, terasa hangat hiasi hati ku yang sepi tanpa hadirmu disini sayang tiap kali aku memandang bintang itu tiap kali juga aku terkenang akan sayang! Bintang ini seakan gambaran mu dan ingin mengatakan bahwa “hai riyadi, ini aku kekasih mu pandanglah aku maka rasakan lah hadir kekasih mu di sisi mu di hati mu”, begitu kira-kira ucap nya pada ku. Sayang selama ini sayang hanya melihat hadir ku dalam tulisan bahkan hanya berupa suara, aku mohon tunggu aku aku kan temani sayang dalam segala hal saat kita kelak mampu menghadapi cobaan hidup ini dan bertahan dan semakin erat dalam membina hubungan ini percayalah saat itu aku akan MEMPERSUNTING SAYANG TUK JADI ISTRI KU SELAMANYA!!!!!! Tunggu aku hingga waktu itu tiba tunggu aku dengan segenap hati dan jiwa mu dengan tulus ikhlas kasih mu I Love U, sayang belakangan ini sayang bertanya “kalo aku rindu beiby aku mesti ngapain ya?” mungkin jawab ini kan memberi sayang jawaban aku hanya kan bilang pandanglah Bintang anggaplah aku ada di situ anggaplah aku ada datang menghampirimu memelukmu, menemani hari-hari mu anggaplah aku ada disitu ya sayang I Love U Forever! Sayang inilah aku dalam BINTANG mu yang akan selalu temani hari-hari mu I Love U

Tanggal 2 Juni 2010, maaf ya sayang aku sudah lama gak buka file ini dan memperbaharui tulisan yang terbaru, aku ucapin met ultah ya pada 21 April maren aku kelupaan yank ya meskipun lambat sms saying waktu itu tapi aku juga sudah kasih hadiah hehehehe. Sayang mesti kuat ya tetap tabah karena ada masanya manusia kan dipanggil Tuhan kembali pulang ke surga so tetap kuat ya, aku gak janji ya yank ri minggu ntar bisa ke kebaktian 40 hari k2 lia tapi akan aq usahakan. Senang rasanya sudah mau jalan 9 bulan hubungan kita meski banyak masalah dan hambatan aku harap sayang tetap teguh ya begitu juga dengan aku ku kan selalu mencintai sayang mpe kapanpun.

Akhir kata ku kan selalu pegang pada pondasi kokoh yang kita buat pada dasar cinta yang tulus dan saling mengasihi antara kau dan aq.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Malam Kelabu

Hari ini begitu malang nasib adi di telan pilu dan duka yang mendalam, tak disangka waktu ini begitu menyakitkan. Kenapa dunia mesti dirasakan dengan rasa sakit dan penderitaan? Terkadang bahagia, tawa, canda hanya dapat dinikmati untuk sementara waktu saja tetapi tuk terkemudian tatkala badai datang menghadang hitungan detik semua berubah. Sungguh malam yang kelabu, dosa ku sudah teramat banyak kankah dosa ku itu termaafkan? Tuhan aku akui dan sadari bahwa manusia tetaplah manusia bisa berbuat dosa, Tuhan ampunilah hidupku saat ini sucikanlah tubuh jiwa dan roh ku pakailah hidup ku untuk menjadi kepujian dan kemuliaan nama-Mu. Bapa saat ini aku sudah bertindak di luar kewajaran aku berbuat dosa yang tidak sepantasnya diperbuat anak Tuhan. Tuhan Yesus pulihkan hidupku dalam tangan pengasihan-Mu aku berserah biar kehendak-Mu yang jadi amin….

adi ajah

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

rangkuman perencanaan pembelajaran

RANGKUMAN

Oleh :

Nama :

NIM   :

Riyadi Yahya H. Rohan

ADA 108 051

Langkah-langkah Pengembangan Kurikulum

Secara umum langkah-langkah pengembangan kurikulum itu terdiri atas diagnosis kebutuhan, perumusan tujuan, pemilihan dan pengorganisasian penglaman belajar, serta pengembangan alat evaluasi.

  1. Analisis dan diaknosis kebutuhan

Analisis kebutuhan dapat dilakukan dengan mempelajari 3 hal, yaitu kebutuhan siswa, tuntutan masyarakat / dunia kerja, dan harapan-harapan dari pemerintah (kebijakan pendidikan). Kebutuhan siswa dapat dianalisis melalui aspek perkembangan psikologis siswa, tuntutan masyarakat dan dunia kerja dapat dianalisis dari berbagai kemajuan yang ada di masyarakat dan prediksi-prediksi kemajuan masyarakat di masa yang akan dating, sedangkan harapan pemerintah dapat dianalisis dari kebijakan-kebijakan khususnya kebijakan di bidang pendidikan.

Pendekatan yang dapat dilakukan untuk menganalisis kebutuhan tersebut setidaknya melalui 3 pendekatan, yaitu survei kebutuhan (dengan melakukan wawancara dengan seluruh lapisan masyarakat tentang apa yang dibutuhkan oleh siswa, masayarakat, dan pemerintah berkaitan dengan kurikulum sebagai suatu program pendidikan, studi kompetensi (analisis kompentensi-kompetensi yang dibutuhkan oleh suatu lulusan jenis dan jenjang program pendidikan), dan analisis tugas (dengan cara menganalisis setiap jenis tugas yang harus diselesaikan berkaitan dengan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.

  1. Perumusan Tujuan

Tujuan-tujuan dalam kurikulum berhierarki, mulai dari tujuan yang paling umum (kompleks) sampai pada tujuan-tujuan lebih khusus dan operasional. Hierarki tujuan tersebut meliputi Tujuan Pendidikan Nasional, Tujuan Institusional Umum dan Tujuan Instruksional Khusus. Benjamin S. Bloom membagi komponen tujuan dalam 3 ranah domain yaitu : Kognitif (penguasaan kemampuan-kemampuan intelektual atau berpikir), Afektif (penguasaan dan pengembangan perasaan, sikap, minat, dan nilai-nilai), dan Psikomotor (penguasaan dan pengembangan ketrampilan-ketrampilan motorik.

  1. Pemilihan dan Pengorganisasian Materi

Materi kurikulum kemudian disusun berdasarkan prosedur-prosedur tertentu yang merupakan salah satu bagian dalam pengembangan kurikulum secara keseluruhan, hal ini berkaitan dengan kegiatan memilih, menilai, dan menentukan jenis bidang studi yang sesuai pada jenis dan jenjang persekolahan, kemudian pokok-pokok dan sub pokok bahasan serta uraian materi secara garis besar, juga termasuk scope (ruang lingkup) dan sequence (urutan)-nya.

M.D Gall (1981; 18-25) mengemukakan 9 tahap dalam pengembangan bahan kurikulum, yaitu identifikasi kebutuhan, merumuskan misi kurikulum, menentukan anggaran biaya, membentuk tim, mendapatkan susunan bahan, menganalisis bahan, menilai bahan, membuat keputusan adopsi, menyebarkan, mempergunakan, dan memonitor penggunaan bahan.

Ada sejumlah criteria yang dapat dipertimbangkan dalam pemilihan materi kurikulum ini, antara lain beriktu ini:

  1. Materi kurikulum dipilih berdasarkan tujuan yang hendak dicapai
  2. Materi kurikulum dipilih karena dianggap berharga sebagai warisan budaya (positif) dari generasi masa lalu
  3. Materi kurikulum dipilih berguna bagi penguasaan suatu disiplin ilmu
  4. Materi kurikulum dipilih karena dianggap bermanfaat bagi kehidupan umat manusia, untuk bekal di masa kini dan masa yang akan dating.
  5. Materi kurikulum dipilih karena sesuai dengan kebutuhan dan minat anak didik (siswa) dan kebutuhan masyarakat.
  1. Pemilihan dan Pengorganisasian Pengalaman Belajar

Setelah materi kurikulum dipilih dan diorganisasikan, langkah selanjutnya adalah memilih dan mengorganisasikan pengalaman belajar. Cara pemilihan dan pengorganisasian pengalaman belajar dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai pendekatan, strategi metode serta teknik yang disesuaikan dengan tujuan dan sifat materi yang akan diberikan.

  1. Evaluasi Kurikulum

Evaluasi kurikulum dimaksudkan untuk menelaah kembali apakah kegiatan yang telah dilakukan itu sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. McNeil (1977;134) mengungkapkan ada 2 hal yang perlu mendapatkan jawaban dari penilaian kurikulum, yaitu (1) apakah kegiatan-kegiatan yang dikembangkan dan diorganisasikan itu dapat memungkinkan tercapainya tujuan pendidikan yag dicita-citakan dan (2) apakah kurikulum yang telah dikembangkan itu dapat diperbaiki dan bagaimana cara memperbaikinya? Setelah diperoleh jawaban atas dua pertanyaan tersebut barulah langkah selanjutnya memutuskan dan menetapkan bahwa kurikulum itu diberlakukan dan dilasanakan.

Penilaian pada dasarnya merupakan suatu proses pembuatan pertimbangan terhadap suatu hal. Screven dalam Nurgiyantoro (1988) mengemukakan bahwa penilaian itu terdiri atas 3 komponen, yaitu pengumpulan informasi, pembuatan pertimbangan, dan pembuatan keputusan.

Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum

Beberapa prinsip yang umum digunakan dalam pengembangan kurikulum, antara lain prinsip berorientasi pada tujuan, kontinuitas, fleksibilitas, dan integritas.

  1. Prinsip Berorientasi pada Tujuan

Kurikulum sebagai suatu system, memiliki komponen tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Komponen tujuan merupakan fokus bagi komponen-komponen lainnya dalam pengembangan system tersebut. Maka dari itu pengembangan kurikulum harus berorientasi pada tujuan. Prinsip ini menegaskan bahwa tujuan merupakan arah bagi pengembangan komponen-komponen lainnya dalam pengembangan kurikulum, sehingga tujuan kurikulum harus jelas dan dan harus komperhensif meliputi berbagai aspek domain tujuan, baik kognitif, afektif, maupun psikomotor.

  1. Prinsip Kontinuitas

Prinsip kontinuitas dimaksudkan bahwa perlu kesinambungan, khususnya kesinambungan bahan atau materi kurikulum antar jenis dan jenjang program pendidikan. Materi kurikulum harus memiliki hubungan hierarkis fungsional. Untuk itu, dalam pengembangan materi kurikulum harus memperhatikan minimal dua aspek kesinambungan, yaitu (1) materi kurikulum yang diperlukan pada sekolah (tingkat) yang ada di atasnya harus sudah diberikan pada sekolah (tingkat) yang di bawahnya dan (2) materi yang sudah diajarkan atau diberikan pada sekolah (tingkat) yang ada di bawahnya tidak perlu lagidiberikan pada sekolah (tingkat) yang ada di atasnya. Kontinuitas atau kesinambungan juga perlu memperhatikan antara berbagai bidang studi atau mata pelajaran sehingga perlu diupayakan agar tidak terjadi tumpang tindih materi antara pelajaran yang satu dengan yang lainnya maka ada sebuah solusi yaitu dengan menyusun scope dan sequence setiap mata pelajaran pada tiap mata pelajaran jenis dan jenjang program pendidikan. Scope artinya ruang lingkup, sedangkan Sequence artinya urutan atau sistematika

  1. Prinsip Fleksibilitas

Fleksibilitas sebagai salah satu prinsip pengembangan kurikulum dimaksudkan adanya ruang gerak yang memberikan sedikit kelonggaran dalam melakukan atau mengambil suatu keputusan tentang suatu kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pelaksana kurikulum di lapangan. Implementasi kurikulum pada tataran yang sebenarnya akan terkait degnan keragaman kemampuan sekolah untuk menyediakan tenaga dan fasilitas bagi berlangsungnya suatu kegiatan yang harus dilaksanakan, dan keragaman sumber daya pendidikan secara menyeluruh dan perbedaan demografis, geografis, dan faktor-faktor pendukung pendidikan lainnya. Prinsip fleksibilitas juga terkait dengan adanya kebebasan siswa dalam memilih program studi yang dipilih, fleksibilitas juga perlu diberikan bagi guru dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan pembelajaran asal tidak menyimpang jauh dari apa yang sudah digariskan kurikulum, kebebasan disini meliputi menjabarkan tujuan-tujuan, memilih materi pelajaran yang sesuai, memilih strategi dan metode, dan membuat kriteria-kriteria yang objektif dan rasioinal.

  1. Prinsip Integritas

Integritas yang dimaksud disini adalah keterpaduan, artinya pengembangan kurikulum harus dilakukan dengan menggunakan prinsip keterpaduan. Prinsip ini menekankan bawa kurikulum harus dirancang untuk mampu membentuk manusia yang utuh, pribadi yang integrated, mampu selaras dengan lingkungan hidup sekitarnya, mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupannya.

Keterampilan atau kecakapan hidup (life skills) dapat dipilah menjadi 5 kategori yaitu:

  1. Keterampilan mengenal diri sendiri (self awareness) atau keterampilan personal (personal skill).
  2. Keterampilan berpikir rasional (thinking skill).
  3. Keterampilan social (social skill)
  4. Keterampilan akademik (academic skill).
  5. Keterampilan vokasional (vocational skill).

Tujuan Pembelajaran Umum

  1. Hakikat Tujuan Pembelajaran Umum

Bloom (1977) membagi tujuan pembelajaran menjadi tiga kawasan  menurut jenis kemampuan yang tercantum di dalamnya. Kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi termasuk dalam jenjang kemampuan Kognitif. Kemampuan meniru melakukan suatu gerak, memanipulasi gerak, merangkaikan berbagai gerakan, melakukan gerakan dengan tepat dan wajar merupakan bagian dari kawasan Psikomotor. Tujuan yang berintikan kemampuan bersikap disebut tujuan dalam kawasan Afektif. Tujuan ini meliputi penerimaan (receiving), pemberian respon (responding), penilaian (valuing), pengorganisasian (organization), dan karakteristik (characterization).

Tujuan pembelajaran dalam kawasan manapun harus dapat dirumuskan dalam kalimat dengan kata kerja yang operasional. Dengan kata lain, suatu TPU harus dapat diukur (measurement) dan perubahan tingkah laku yang terjadi setelah pembelajaran harus dapat diamati (observable). Kalimat siswa akan dapat menjelaskan dan menguraikan sesuatu lebih tepat digunakan daripada siswa dapat mengerti atau mengetahui sesuatu.

  1. Jenis-jenis Tujuan Pembelajaran dan Perumusannya

1)      Kawasan Kognitif

Kawasan kognitif merliputi tujuan pendidikan yang berkenaan dengan ingatan atau pengenalan terhadap pengetahuan dan pengembangan kemampuan intelektual dan keterampilan berpikir.

Dalam bentuk gambar taksonomi tujuan pembelajaran untuk kawasan kognitif menurut Bloom tampak sebagai berikut.

Secara singkat setiap jenjang taksonomi pendidikan dalam kawasan kognitif tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Aspek Pengetahuan, meliputi perilaku-perilaku (behaviors) yang menekankan pada kemampuan mengingat (remembering), seperti mengingat ide dan fenomena atau peristiwa. Mengingat istilah dan fakta, mengingat rumus, mengingat isi peraturan perundangan, dan definisi.
  2. Aspek Pemahaman, meliputi perilaku menerjemahkan, menafsirkan, menyimpulkan atau mengekstrapolasi (memperhitungkan) konsep dengan menggunakan kata-kata atau simbol-simbol lain yang dipilihnya sendiri
  3. Aspek Penerapan, meliputi penggunaan konsep atau ide, prinsip atau teori, dan prosedur atau metode yang telah dipahami siswa ke dalam praktik memecahkan masalah atau melakukan suatu pekerjaan.
  4. Aspek Analisis, meliputi perilaku menjabarkan atau menguraikan (breakdown) konsep menjadi bagian-bagian yang lebih terperinci dan menjelaskan keterkaitan atau hubungan antar bagian-bagian tersebut.
  5. Aspek Sintesis, berkenaan dengan kemampuan menyatukan bagian-bagian  sesuatu secara terintegrasi menjadi bentuk tertentu yang semula belum ada.
  6. Aspek Evaluasi, berarti suatu kemampuan membuat penilaian (judgement) tentang nilai (value) untuk maksud tertentu.

2)      Kawasan Afektif

Kawasan afektif, meliputi tujuan pendidikan yang berkenaan dengan minat, sikap dan nilai serta pengembangan penghargaan dan penyesusaian diri. Kawasan ini dibagi 5 jenjang yaitu penerimaan (receiving), pemberian respon (responding), pemberian nilai atau penghargaan (valuing), pengorganisasian (organization) dan karakterisasi (characterization).

3)      Kawasan Psikomotor

Kawasan psikomotor merupakan kawasan yang ke-3 yang berkenaan dengan otot, ketrampilan motorik atau gerak yang membutuhkan koordinasi otot (neuromuscular coordination). Elizabeth Jane Simpson (1966) dan Anita J. Harrow (1977) membagi kawasan psikomotor menjadi 6 tingkat, yaitu gerak refleks, gerak fundamental dasar, gerak terampil, dan komunikasi wajar. Dave (1967) mengklasifikasikan ke dalam 5 tahapan dalam pembelajaran keterampilan yang meliputi aspek peniruan, penggunaan, ketepatan, perangkaian, dan naturalisasi.

Merumuskan Tujuan Pembelajaran Khusus

  1. Rumusan TPK dengan Format ABCD

TPK harus benar-benar mengukur perilaku yang terdapat didalamnya. Unsur-unsur itu dikenal dengan rumusan ABCD, yang berasal dari 4 kata sebagai berikut:

A = Audience

B = Behavior

C = Condition

D = Degree

  1. Prinsip-prinsip Merumuskan TPK

1)      Perumusan TPK harus mengandung satu pengertian atau tidak mungkin ditafsirkan kedalam pengertian yang lain.

2)      Perumusan TPK harus berorientasi pada hasil belajar dan bukan proses belajar

Hakikat Perumusan Tujuan Pembelajaran Khusus

  1. Pengertian Tujuan Pembelajaran Khusus

Tujuan pembelajaran khusus merupakan terjemahan dari kata bahasa inggris, yaitu spesifik instructional objective. Dalam literature terdapat pula kata objective atau enabling objective yang berarti tujuan pembelajaran khusus (TPK), untuk membedakannya dari kata general instructional operasinal yang menunjukan jenjang taksonomi tujuan pembelajaran dalam kawasan psokomotor.

Ruang Lingkup Evaluasi Hasil Belajar

  1. Pengertian Evaluasi

Evaluasi adalah kegiatan untuk mengetahui apakah suatu program telah berhasil dan efisien atau tidak, dalam evaluasi makna terkandung di dalamnya adalah berupa skor yang diperoleh siswa, kemudian mengkajinya dan menjadikan hasil kajian sebagai suatu kesimpulan apakah memuaskan atau tidak, lulus atau tidak. Pengertian evaluasi meliputi pengertian tes dan pengukuran. Pengukran adalah suatu kegiatan untuk mendapatkan informasi berupa data kuantitatif. Salah satu alat ukurnya adalah tes dan hasilnya dinamakan skor (hasil pengkuran).

  1. Makna Evaluasi

Evaluasi mempunyai makna bagi berbagai pihak. Evaluasi hasil belajar siswa bermakna bagi semua komponen dalam proses pembelajaran terutama siswa, guru, pembimbing sekola, dan orang tua siswa.

  1. Tujuan dan Fungsi Evaluasi

Tujuan utama dari melakukan evaluasi dalam proses pembelajaran adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapaian tujuan pembelajaran olehsiswa sehingga dapat diupayakan tindak lanjutnya. Tindak lanjut itu sendiri merupakan salah satu fungsi evaluasi, yang antara lain berupa: mendiagnosis kesulitan belajar siswa, dan menentukan kelulusan siswa.

  1. Teknik dan Alat Evaluasi

Ada beberapa teknik dan alat evaluasi yang dapat digunakan sebagai sarana untuk memperoleh informasi tentang keadaan belajar siswa. Penggunaan teknik dan alat itu harus disesuaikan dengan minat tujuan melakukan evaluasi, waktu yang tersedia, sifat tugas yang dilakukan siswa dan banyaknya materi yang sudah disampaikan. Teknik evaluasi yang memungkinkan dan dapat dengan mudah digunakan adalah tes, observasi atau pengamatan dan wawancara.

Metode Pembelajaran

  1. Hakikat Metode Pembelajaran

1)      Pengertian dan fungsi Metode Pembelajaran

Metode secara harafiah berarti suatu cara yang teratur atau yang telah dipikirkan secara mendalam untuk mencapai sesuatu. Dengan demikian metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang telah direncanakan oleh guru untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.

2)      Kedudukan Metode dalam mencapai tujuan pembelajaran

Hakikat system adalah adanya integrasi setiap komponen dalam mencapai tujuan dan ada saling ketergantungan antara komponen yang satu dengan komponen lainnya. Demikian juga halnya degnan metode pembelajaran, kedudukannya dalam mencapai tujuan pembelajaran hanyalah merupakan salah satu bagian dari sejumlah komponen pembelajaran.

  1. Pemilihan Metode Pembelajaran

1)      Jenis-jenis Metode Pembelajaran

  1. Metode Ceramah (lecture)
  2. Metode demonstrasi
  3. Metode penampilan
  4. Metode diskusi
  5. Metode studi mandiri

Media Pembelajaran

  1. Pengertian Media Pembelajaran

Media berasal dari kata latin yang merupakan bentuk jamak dari kata medium yang berarti pengantara. Oleh karena itu, secara harafiah media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan, namun secara umum media diartikan sebagai alat komunikasi yang membawa pesan dari sumber ke penerima.

  1. Tujuan Penggunaan Media Pembelajaran

Apabila kita ingat kejadian di dalam kelas, sesungguhnya yang terjadi adalah peristiwa komunikasi yang berlangsung antara guru dengan para siswanya atau antara siswa dengan siswa. Media pembelajaran digunakan agar pesan pengetahuan yang diberikan oleh guru sebagai seorang komunikator dapat dengan efektif sampai kepada siswa.

  1. Manfaat Media dalam Pembelajaran

Dalam pengertian secara harafiah media diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan, dengan demikian dapat kita ketahui bahwa media bermanfaat untuk memberikan pesan dengan baik diterima oleh siswa dengan berbagai media atau perantara yang ada.

Sumber Belajar

  1. Pengertian Sumber Belajar

Kata sumber sangat erat kaitannya dengan asal yang mendukung terjadinya suatu peristiwa dalam peristiwa belajar, misalnya sumber belajar tidak lain adalah suatu yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran.

  1. Jenis-jenis Sumber Belajar

1)      Sistem Pelayanan

  1. Sistem Pelayanan Individual
  2. Sistem Pelayanan Klasikal

2)      Bahan Pembelajaran

Bahan pembelajaran disini tidak terbatas pada bahan yang dirancang berdasarkan kurikulum tertentu. Sifatnya bias independent (berdiri sendiri) membicarakan topik tertentu meski dalam penggunaannya tetap mengacu pada kebutuhan kurikulum yang ada.

Bentuk Bahan dan Kegiatan Pembelajaran

  1. Bentuk Kegiatan Pembelajaran
  1. Guru sebagai fasilitator dan siswa belajar sendiri.
  2. Guru sebagai penyaji materi pelajaran yang dipilih dan dikembangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Pengembangan Rencana Pembelajaran

Pengembangan merupakan suatu system, yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan dan mempengaruhi. Komponen tersebut adalah tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Dari keempat komponen pembelajaran itu, tujuan dijadikan focus utama pengembangan artinya ketiga komponen lainnya harus dikembangkan dengan mengacu pada komponen tujuan.

Hakikat Pengembangan Rencana Pembelajaran

  1. Hubungan Kurikulum dan Pembelajaran
  1. Hakikat Kurikulum

Hakikatnya kurikulum adalah seperangkat rencana dan peraturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar (UUSPM 1989).

  1. Hakikat Pembelajaran

Pembelajaran pada hakikatnya merupakan suatu proses komunikasi transaksional yang bersifat timbale balik.

  1. Hubungan Kurikulum dan Pembelajaran

Kurikulum sebagai program sedangkan pembelajaran sebagai kurikulum aktualnya atau dengan kata lain pembelajaran sebagai impelmentasi dari rencana yang di tetapkan.

  1. Pengertian Rencana Pembelajaran

Rencana pembelajaran merupakan kegiatan merumuskan tujuan-tujuan apa yang ingin dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran, cara apa yang digunakan, materi atau bahan apa yang disampaikan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tersebut. Bentuk rencana pembelajaran dijabarkan dari hal yang paling umum kepada yang paling khusus dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran. Bentuk rencana pembelajaran ini meliputi bentuk satuan pembelajaran untk masing-masing pokok bahasan dalam tiap-tiap caturwulan atau semester yang dikembangkan dari silabus atau GBPP tiap bidang studi atau mata pelajaran.

Fungsi rencana pemelajaran adalah agar guru lebih siap dalam melaksanakan proses pembelajaran. Komponen-komponen yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan pembelajaran adalah tujuan, materi/bahan, strategi/metode dan media, dan evaluasi.

Prosedur Pengembangan Rencana Pembelajaran

  1. Langkah-langkah Umum Pengembangan Rencana Pembelajaran
  1. Perumusan Tujuan

Terdiri dari:

  1. Tujuan pendidikan nasional
  2. Tujuan institusional/lembaga
  3. Tujuan klikuler
  4. Tujuan pembelajaran (instruksional)

Dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Tujuan pembelajaran umum (TPU)
  2. Tujuan pembelajaran khusus (TPK)

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

tematik kelas 1 semester 2

TUGAS

  1. 1. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 8 Mata Pelajaran

A. Agama

  1. Agama Kristen

Standar Kompetensi:

  1. Menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah dalam relasinya dengan ciptaan lain:

Kompetensi Dasar:

1.1  Mensyukuri alam ciptaan Allah dan isinya

1.2  Mensyukuri hidup bersama orang lain

  1. Agama Islam

Standar Kompetensi:

  1. Menghafal Al Qur’an surat-surat pendek pilihan (Al Qur’an)
  2. Mengenal dua kalimat syahadat (Aqidah)
  3. Membiasakan perilaku terpuji (Akhlak)
  4. Membiasakan bersuci (thaharah) (Fiqih)

Kompetensi Dasar

1.1  Menghafal QS Al-Kautsar dengan lancar

1.2  Menghafal QS An-Nashr dengan lancar

1.3  Menghafal QS Al-‘Ashr dengan lancar

2.1 Melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul

2.2 Menghafal dua kalimat syahadat

2.3 Mengartikan dua kalimat syahadat

3.1 Menampilkan perilaku rajin

3.2 Menampilkan perilaku tolong-menolong

3.3 Menampilkan perilaku hormat terhadap orang tua

3.4 Menampilkan adab makan dan minum

3.5 Menampilkan adab belajar

4.1 Menyebutkan tata cara berwudlu

4.2 Mempraktekkan tata cara berwudlu

  1. Agama Katolik

Standar Kompetensi

  1. Memahami pribadi  dan lingkungannya  serta kedatangan Yesus Kristus sebagai bukti kebaikan Allah, sehingga terdorong untuk mensyukurinya dan mampu  mengungkapkan rasa syukurnya itu melalui doa

Kompetensi Dasar

1.1  Mewujudkan rasa syukur,  hormat dan kasihnya kepada Allah dan sesama

1.2  Mengungkapkan syukur,  hormat dan kasihnya kepada Allah melalui doa-doa

  1. Agama Buddha

Standar Kompetensi

  1. Mengungkapkan riwayat kelahiran Pangeran Siddharta (Sejarah)
  2. Memahami ketuhanan dalam agama Buddha (Saddha)

Kompetensi Dasar

1.1  Mendeskripsikan peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta

1.2  Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta

2.1 Menumbuhkan keyakinan (Saddha) terhadap Tuhan Yang Maha Esa

2.2 Mengenal sebutan Tuhan dalam agama Buddha

2.3 Mengenali sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha

menyelamatkan Manusia

e.   Agama Hindu

Standar Kompetensi

  1. Mengenal ajaran Susila dalam kehidupan sehari-hari (Susila)
  2. Mengenal orang suci agama Hindu (Orang Suci)

Kompetensi Dasar

1.1  Mengenal arti Tri Kaya Parisudha

1.2  Menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

1.3  Menunjukkan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari

1.4  Melatih diri melaksanakan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan

2.1 Menyebutkan arti dan makna orang suci

2.2 Menyebutkan contoh perilaku orang suci

2.3 Menunjukkan contoh-contoh orang suci

B. PKN

Standar Kompetensi

  1. Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah
  2. Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah

Kompetensi Dasar

1.1  Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya

1.2  Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah

2.1  Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah

2.2  Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat

C. Seni Budaya dan Ketrampilan

Standar Kompetensi

1.   Mengapresiasi karya seni rupa

2.   Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

3.   Mengapresiasi karya seni musik

4.   Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

5.   Mengapresiasi karya seni tari

6.   Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar

1.1   Mengidentifikasi unsur rupa pada benda di alam sekitar

1.2   Menyatakan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada benda di alam sekitar

2.1 Mengekspresikan diri melalui karya seni gambar ekspresif

2.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa dua dimensi dengan teknik

menempel

3.1 Mengidentifikasi unsur/elemen musik dari berbagai sumber bunyi yang

dihasilkan alam

3.2 Mengelompokkan bunyi berdasarkan sumber bunyi yang dihasilkan alam

3.3 Mengidentifikasi irama dan melodi sederhana

4.1 Menampilkan permainan pola irama dan melodi sederhana

4.2 Memeragakan dinamik sederhana

4.3 Mengekspresikan diri melalui vocal, alat musik atau sumber bunyi

sederhana

4.4 Menyanyikan lagu anak-anak dan lagu wajib

5.1 Mengidentifikasi fungsi tubuh dalam melaksanakan gerak berpindah

tempat

5.2 Menampilkan gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah

5.3 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan tinggi

rendah

6.1 Menanggapi dengan gerakan spontan rangsangan bunyi

6.2 Merangkaikan gerak tari sesuai iringan bunyi

6.3 Mengekspresikan diri melalui gerakan sendiri

D. Bahasa Indonesia

Standar Kompetensi

  1. Mendengarkan : Memahami wacana lisan tentang deskripsi benda-benda di sekitar dan dongeng
  2. Berbicara : Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara lisan dengan gambar, percakapan sederhana, dan dongeng
  3. Membaca : Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak
  4. Menulis : Menulis permulaan dengan huruf tegak bersambung melalui kegiatan dikte dan menyalin

Kompetensi Dasar

1.1 Menyebutkan isi dongeng

1.2 Mengulang deskripsi tentang benda-benda di sekitar

2.1 Melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan kalimat dan

kosakata yang sudah dikuasai

2.2  Menjelaskan isi gambar tunggal atau seri sederhana dengan bahasa yang

mudah dimengerti

2.3  Menyampaikan rasa suka atau tidak suka tentang sesuatu hal atau kegiatan dengan Alasan sederhana

2.4  Memerankan tokoh dongeng atau cerita rakyat yang disukai dengan

ekspresi yang sesuai

3.1 Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yang terdiri atas 3 – 5 kata

dengan intonasi yang tepat

3.2 Membaca puisi anak yang terdiri dari 2 – 4 baris dengan lafal dan intonasi

yang tepat

4.1  Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak bersambung

4.2  Menyalin puisi anak dengan huruf tegak bersambung

4.3  Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak bersambung

E. Matematika

Standar Kompetensi

  1. Mengenal bangun datar sederhana
  1. Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dengan dua angka dalam  pemecahan masalah
  2. Menggunakan pengukuran berat.

Kompetensi Dasar

1.1 Mengenal segitiga, segi empat, dan lingkaran.

1.2 Mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya.

2.1 Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan

2.2 Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka.

2.3 Membilang  banyak  benda

2.4 Mengurutkan  banyak  benda.

3.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.

3.2  Menggunakan sifat oprasi pertukaran dan pengelompokkan

3.3  Membandingkan berat benda ( ringan , berat )

F. Ilmu Pengetahuan Alam

Standar Kompetensi

  1. Mengenal berbagai benda langit dan peristiwa alam ( cuaca dan musim ) serta pengaruhnya terhadap kegiatan manusia.
  2. Mengenal berbagai bentuk energi, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar

1.1  Membedakan pengaruh musim kemarau dengan musim hujan pada kegiatan manusia.

1.2  Mengenal berbagai  benda langit melalui pengamatan

2.1  Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan benda yang sulit  bergerak melalui percobaan.

2.2  Mengidentifikasi penyebab benda bergerak ( batere, per/ pegas, dorongan tangan dan magnet )

2.3  Mengidentifikasi penyebab benda benda bergerak (baterr, per/pegas, dorongan tangan, dan magnet).

2.4  Mengidentifikasi penyebab benda benda bergerak ( baterr, per/pegas, dorongan tangan, dan magnet)

G. Ilmu Pengetahuan Sosial

Standar Kompetensi

1. Mendeskripsikan lingkungan rumah.

Kompetensi Dasar

1.1 Menjelaskan lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga

kebersihan rumah

1.2 Menceritakan  kembali peristiwa   penting.

1.3 Mendeskripsikan letak rumah .

1.4 Menjelaskan lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga

kebersihan rumah

H. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Standar Kompetensi

  1. Mempraktikkan latihan dasar ke dalam aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di dalamnya
  2. Membiasakan penampilan tubuh dalam berbagai posisi
  3. Mempraktikkan gerakan senam lantai sederhana dan nilai yang terkandung di dalamnya
  4. Menampilkan perasaan melalui musik dan gerak berirama serta nilai yang terkandung di dalamnya
  5. Mempraktikkan dasar – dasar pengenalan air dan nilai yang terkandung di dalamnya
  6. Mempraktikkan pengenalan lingkungan sekolah melalui aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di dalamnya
  7. Menerapkan budaya hidup sehat

Kompetensi Dasar

1.1  Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari, dan lompat ke berbagai arah dengan berbagai pola dalam permainan sederhana, serta nilai kerjasama, kejujuran tanggung jawab  dan toleransi

1.2  Mempraktikkan gerak dasar memutar, mengayun, menekuk dalam permainan sederhana dan nilai kerjasama, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab

1.3  Mempraktikkan gerak dasar menangkap obyek berbagai ukuran dalam permainan sederhana, dan kerjasama, toleransi, kejujuran dan tanggung jawab

2.1 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi diam

2.2 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi bergerak / dinamis

3.1 Mempraktikkan gerak senam sederhana, serta nilai percaya diri dan

disiplin

3.2 Mempraktikkan gerak perenggangan dan pelemasan dalam kegiatan

pemanasa sederhana dengan benar serta nilai disiplin

4.1  Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah mengikuti bunyi – bunyian secara individu, serta nilai estetika

4.2  Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah menggunakan bunyi – bunyian secara berpasangan / kelompok kecil, serta nilai estetika

5.1  Mempraktikkan aktivitas dasar di air

5.2  Mempraktikkan gerakan senam ketangkasan sederhana berjalan dan berguling ke depan memindahkan tubuh dari satu titik ke titik yang lain dengan kontrol yang baik

6.1  Mempraktikkan pengenalan lingkungan sekolah secara beregu, dan nilai disiplin, kerjasama, dan kebersihan lingkungan

6.2  Mempraktikkan berbagai aktivitas jasmani yang menyenangkan di lingkungan sekolah, dan nilai disiplin kerja sama dan pola hidup sehat

6.3  Mempraktikkan pemanfaatan makanan dan minuman yang baik

7.1  Menjaga kesehatan gigi dan mulut

7.2  Mengenal makanan sehat

  1. 2. Kompetensi Dasar dikembangkan Menjadi Indikator

  1. A. Agama

a.   Agama Kristen

Kompetensi Dasar:

1.1 Mensyukuri alam ciptaan Allah dan isinya

Indikator:

1.1.1 Menyebutkan apa yang disebut dengan ciptaan Allah

1.1.2 Mendeskripsikan ciptaan Allah

1.1.3 Menyebutkan cara dan sikap mensyukuri ciptaan Allah

1.1.4 Menunjukkan cara dan sikap mensyukuri ciptaan Allah

1.2 Mensyukuri hidup bersama orang lain

Indikator:

1.2.1 Menjelaskan siapa yang disebut orang lain

1.2.2 Mendefinisikan apa itu orang lain

1.2.3 Menceritakan kehidupan yang dilalui bersama orang lain

1.2.4 Menyebutkan cara dan sikap mensyukuri hidup bersama orang lain

  1. b. Agama Islam

Kompetensi Dasar

1.1  Menghafal QS Al-Kautsar dengan lancar

Indikator

1.1.1 Mengikuti guru membaca QS Al-Kautsar

1.1.2 Membaca QS Al- Kautsar dengan lancar

1.1.3 Mengulang mengucapkan QS Al-Kautsar dengan lancar

1.2 Menghafal QS An-Nashr dengan lancar

Indikator

1.2.1 Mengikuti guru membaca QS An-Nashr

1.2.2 Membaca QS An-Nashr dengan lancar

1.2.3 Mengulang mengucapkan QS An –Nashr dengan lancar

1.3 Menghafal QS Al-Ashr dengan lancar

Indikator

1.3.1 Mengikuti guru membaca QS Al-Ashr

1.3.2 Membaca QS Al-Ashr dengan lancar

1.3.3 Mengulang mengucapkan QS Al-Ashr dengan lancar

2.1 Melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul

Indikator

2.1.1 Mengikuti guru melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul

2.1.1 Melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul dengan lancar

2.2 Menghafal dua kalimat syahadat

Indikator

2.2.1 Menulis, membaca, dan menucapkan dua kalimat syahadat

2.2.2 Mengulang melafalkan dua kalimat syahadat dengan benar

2.3 Mengartikan dua kalimat syahadat

Indikator

2.3.1 Melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar

2.3.2 Mengartikan dan memahami makna dan arti dua kalimat syahadat

3.1 Menampilkan perilaku rajin

Indikator

3.1.1 Mendefinisikan kata perilaku

3.1.2 Mendefinisikan kata rajin

3.1.3 Mendefinisikan kata perilaku rajin

3.1.4 Menyebutkan seperti apa perilaku rajin dan contohnya sehari-hari

3.2 Menampilkan perilaku tolong-menolong

Indikator

3.2.1 Mendefinisikan kata tolong-menolong

3.2.2 Memberikan contoh perilaku tolong-menolong

3.2.3 Menjelaskan keuntungan apa yang di dapat dari perilaku tolong-

Menolong

3.3 Menampilkan perilaku hormat terhadap orang tua

Indikator

3.3.1 Mendefinisikan perilaku hormat terhadap orang tua

3.3.2 Memberikan contoh perilaku hormat terhadap orang tua

3.3.3 Menjelaskan kegunaan perilaku hormat terhadap orang tua

3.4 Menampilkan adab makan dan minum

Indikator

3.4.1 Mendefinisikan adab makan dan minum

3.4.2 Menampilkan adab makan dan minum

3.5 Menampilkan adab belajar

Indikator

3.5.1 Mendefinisikan adab belajar

3.5.2 Menampilkan adab belajar

4.1 Menyebutkan tata cara berwudhu

Indikator

4.1.1 Mendefinisikan tata cara berwudhu

4.1.2 Menyebutkan tata cara berwudhu

4.2 Mempraktekkan tata cara berwudu

Indikator

4.2.1 Menjelaskan tata cara berwudhu

4.2.2 Melakukan praktek tata cara berwudhu

  1. c. Agama Katolik

Kompetensi Dasar

1.1 Mewujudkan rasa syukur, hormat dan kasihnya kepada Allah dan sesama

Indikator

1.1.1 Menjelaskan rasa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dan sesama

1.1.2 Menentukan rasa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dan sesama

1.1.3 Memberikan gambaran wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih

kepada Allah dan sesama

1.1.4 Memperaktekan wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada

Allah dan sesama dalam hal yang sederhana

1.2  Mengungkapkan syukur, hormat dan kasihnya kepada Allah melalui doa-doa

Indikator

1.2.1 Menjelaskan arti kata doa

1.2.2 Mengucapkan doa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dengan

bahasa sendiri

  1. Agama Buddha

Kompetensi Dasar

1.1  Mendeskripsikan peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta

Indikator

1.1.1 Membaca peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta

1.1.2 Menceritakan peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta dengan bahasa

sendiri

1.2  Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta

Indikator

1.2.1 Menyebutkan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta

1.2.2 Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta

dengan bahasa sendiri

2.1 Menumbuhkan keyakinan (Saddha) terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Indikator

2.1.1 Mendefinisikan kata keyakinan (Saddha)

2.1.2 Menyebutkan sikap keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

2.1.3 Menjelaskan mengapa perlu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha

Esa

2.2 Mengenal sebutan Tuhan dalam agama Buddha

Indikator

2.2.1 Mendefinisikan sebutan Tuhan dalam agama Buddha

2.2.2 Menjelaskan sebutan Tuhan dalam agama

2.3 Mengenali sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha

menyelamatkan Manusia

Indikator

2.3.1 Menyebutkan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara

Buddha menyelamatkan manusia

2.3.2 Mendeskripsikan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara

Buddha menyelamatkan manusia

  1. Agama Hindu

Kompetensi Dasar

1.1  Mengenal arti Tri Kaya Parisudha

Indikator

1.1.1 Menyebutkan arti Tri Kaya Parisudha

1.1.2 Mendeskripsikan Tri Kaya Parisudha

1.1.3 Memberikan contoh Tri Kaya Parisudha

1.2  Menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

Indikator

1.2.1 Menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

1.2.2 Mendeskripsikan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

1.3  Menunjukkan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari

Indikator

1.3.1 Menyebutkan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha

1.3.2 Memberikan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha

1.4  Melatih diri melaksanakan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan

Indikator

1.4.1 Menyebutkan kegunaan melaksanakan Tri Kaya parisudha

1.4.2 Melatih diri melaksanakan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan

2.1 Menyebutkan arti dan makna orang suci

Indikator

1.2.1 Mendefinisikan arti orang suci

1.2.2 Menjelaskan makna orang suci

1.2.3 Memberikan contoh orang suci

2.2 Menyebutkan contoh perilaku orang suci

Indikator

2.2.1 Menyebutkan contoh perilaku orang suci

2.2.2 Memberikan gambaran perilaku orang suci

2.3 Menunjukkan contoh-contoh orang suci

Indikator

2.3.1 Mendeskripsikan kehidupan orang suci

2.3.2 Menceritakan dan meneladani kehidupan orang suci

B. Pkn

Kompetensi Dasar

1.1  Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya

Indikator

1.1.1        Menjelaskan hak anak untuk bermain

1.1.2        Menjelaskan hak anak untuk belajar dengan gembira

1.1.3        Menjelaskan hak anak untuk didengar pendapatnya

1.2  Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah

Indikator

1.2.1        Menyebutkan hak anak di rumah

1.2.2        Menyebutkan hak-hak anak di sekolah

2.1  Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah

Indikator

2.1.1 Melaksanakan tata tertib di rumah

2.1.2 Menyebutkan kegiatan di rumah pada siang hari

2.1.3 Menyebutkan kegiatan di rumah pada malam hari

2.1.4 Menjelaskan akibat tidak melaksanakan tata tertib di rumah

2.2  Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat

Indikator

2.2.1 Menulis jadwal kegiatan dari bangun tidur sampai berangkat sekolah

2.2.2 Melaksanakan tata tertib di sekolah

2.2.3 Menyebutkan akibat apabila melanggar tata tertib di rumah

2.2.4 Menulis tata tertib di sekolah

2.2.5 Melaksanakan tata tertib di sekolah

2.2.6 Menyebutkan akibat apabila melanggar tata tertib di sekolah

C. Seni Budaya dan Ketrampilan

Kompetensi Dasar

1.1  Mengidentifikasi unsur rupa pada benda di alam sekitar

Indikator

1.1.1 Mengelompokkan berbagai jenis  : bidang, warna, dan bentuk pada

benda tiga dimensi di alam sekitar.

1.2  Menyatakan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada benda di alam sekitar

Indikator

1.2.1 Mengungkapkan perasaan tentang objek imajinatif yang diamati dari

berbagai unsur pada benda di alam sekitar.

1.2.2 Memilih objek alam yang indah dari unsur   rupa .

2.1 Mengekspresikan diri melalui karya seni gambar ekspresif

Indikator

2.1.1 Mengungkapkan suasana hati berdasarkan gambar yang dibuat

2.1.2 Menunjukkan gambar yang menonjolkan imajinatif yang dimiliki

2.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa dua dimensi dengan teknik

menempel

Indikator

2.2.1 Mengungkapkan perasaan tentang objek imajinatif yang diamati dari

berbagai  unsure rupa pada karya seni buatan sendiri dan orang lain.

2.2.2 Memilih keindahan unsure-unsur rupa dari karya seni buatan sendiri

atau orang lain

3.1 Mengidentifikasi unsur/elemen musik dari berbagai sumber bunyi yang

dihasilkan alam

Indikator

3.1.1 Menentukan sumber bunyi.

3.1.2 Membedakan kuat dan lemahnya bunyi dengan gerakan/tepukan.

3.1.3 Membedakan menguat dan melemahnya bunyi dengan gerakan atau

tepukan.

3.2 Mengelompokkan bunyi berdasarkan sumber bunyi yang dihasilkan alam

Indikator

3.2.1 Menjelaskan rangkaian bunyi dan detak melalui peragaan

3.2.2 Melakukan pengelompokan dengan peragaan alat-alat yang dihsilkan

Alam

3.2.3 Melakukan eksperimen dengan memukul atau mencatok benda

yang ada hingga menghasilkan bunyi

3.3 Mengidentifikasi irama dan melodi sederhana

Indikator

3.3.1 Menyebutlkan nada-nada yang sama tingginya dari melodi yang

diperdengarkan.

3.3.2 Menyebutkan nada-nada yang berbeda tinggi rendahnya dan panjang

pendeknya dalam melodi yang diperdengarkan.

4.1 Menampilkan permainan pola irama dan melodi sederhana

Indikator

4.1.1 Menunjukkan dengan menyuarakan bagian melodi glissando

4.2 Memeragakan dinamik sederhana

Indikator

4.2.1 Menyanyikan lagu sesuai dengan tanda dinamiknya.

4.2.2 Mengungkapkan perasaan yang dialami tentang perubahan dinamik

pada lagu secara lisan.

4.3 Mengekspresikan diri melalui vocal, alat musik atau sumber bunyi

Sederhana

Indikator

4.3.1 Menunjukkan kesesuaian gerakan dan tepukan dengan rangkaian

bunyi yang diperagakan.

4.3.2 Menunjukkan dengan memeragakan tepukan atau gerakan sesuai

dengan lagu.

4.3.3 Memainkan alat musik sederhana.

4.3.4 Menyanyikan lagu dengan syair yang benar.

4.4 Menyanyikan lagu anak-anak dan lagu wajib

Indikator

4.4.1 Menyanyikan lagu anak-anak

4.4.2 Menyanyikan lagu wajib

5.1 Mengidentifikasi fungsi tubuh dalam melaksanakan gerak berpindah

Tempat

Indikator

5.1.1 Menyebutkan bermacam-macam gerak berpindah tempat

berdasarkan fungsinya.

5.1.2 Mengidentifikasi gerak kaki dan tangan sesuai dengan fungsinya.)

5.2 Menampilkan gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah

Indikator

5.2.1 Melakukan tarian pendek secara perorangan.

5.2.2 Memperagakan tarian pendek secara kelompok.

5.3 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan tinggi

Rendah

Indikator

5.3.1 Menunjukkan tarian pendek secara perorangan sesuai irama musik

5.3.2 Menunjukkan tarian pendek secara kelompok sesuai irama musik

6.1 Menanggapi dengan gerakan spontan rangsangan bunyi

Indikator

6.1.1 Melakukan gerakan tari dengan iringan tepukan / hitungan

6.1.2 Melakukan gerakan tari dengan musik/nyanyian.

6.2 Merangkaikan gerak tari sesuai iringan bunyi

Indikator

6.2.1 Menunjukkan kesesuaian gerak antar sesama penari dengan iringan

musik.

6.2.2 Menunjukan gerak tari sesuai iringan musik

6.3 Mengekspresikan diri melalui gerakan sendiri

Indikator

6.3.1 Melakukan gerakan sesuai suasana hati

6.3.2 Mengeekspresikan diri melalui gerakan tari

D. Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar

1.1 Menyebutkan isi dongeng

Indikator

1.1.1        Menjawab pertanyaan dan menjelaskan isi dongeng

1.1.2        Mengemukakan sifat tokoh dalam dongeng

1.2 Mengulang deskripsi tentang benda-benda di sekitar

Indikator

1.2.1        Menirukan atau mengulang deskripsi benda-benda sesuai dengan deskripsi guru

1.2.2        Mendeskeripsikan benda-benda lain dengan bimbingan guru

2.1 Melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan kalimat dan

kosakata yang sudah dikuasai

Indikator

2.1.1    Melakukan percakapan sederhana sesuai tema

2.1.2    Menyampaikan hal-hal yang di minati, di inginkan, dan di cita

citakan dengan percaya diri

2.2 Menjelaskan isi gambar tunggal atau seri sederhana dengan bahasa yang

mudah dimengerti

Indikator

2.2.1        Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri

2.2.2        Memperagakan isi gambar

2.3  Menyampaikan rasa suka atau tidak suka tentang sesuatu hal atau kegiatan dengan Alasan sederhana

Indikator

2.3.1        Mengungkapkan perasaan suka atau tidak suka pada benda atau suatu benda

2.3.2        Memberikan alasan mengapa suatu benda dan kegiatan disukai atau tidak disukai

2.4  Memerankan tokoh dongeng atau cerita rakyat yang disukai dengan

ekspresi yang sesuai

Indikator

2.4.1    Melakukan percakapan/dialog sederhana sesuai dengan tema   secara berpasangan

2.4.2    Membuat percakapan sesuai gambar

3.1 Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yang terdiri atas 3 – 5 kata

dengan intonasi yang tepat

Indikator

3.1.1 Membaca lantang dengan lafal dan intonasi yang tepat

3.1.2 Menceritakan kembali isi bacaan

3.2 Membaca puisi anak yang terdiri dari 2 – 4 baris dengan lafal dan intonasi

yang tepat

Indikator

3.2.1 Membaca puisi dengan ekspresi yang benar

3.2.2 Menceritakan kembali isi bacaan

3.2.3 Membaca lantang dengan lafal dan intonasi yang tepat

4.1  Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak bersambung

Indikator

4.1.1        Menyalin kalimat

4.1.2        Menulis kalimat sesuia dengan yang didiktekkan guru

4.2  Menyalin puisi anak dengan huruf tegak bersambung

Indikator

4.2.1        Menuliskan kata pada kalimat yang belum lengkap sesuai gambar

4.2.2        Menyalin syair lagu

4.3  Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak bersambung

Indikator

4.3.1        Menyalin kalimat sesuai contoh

4.3.2        Melengkapi kalimat sesuai gambar

4.3.3        Menulis kalimat sesuai yang didiktekan guru

E. Matematika

Kompetensi Dasar

1.1 Mengenal segitiga, segi empat, dan lingkaran.

Indikator:

1.1.1 Menunjukkan benda-benda yang secara geometris berbentuk

segitiga, segiempat dan lingkaran.

1.1.2 Menyebutkan cirri-ciri segitiga, segiempat, dan lingkaran ditinjau

dari banyak sisinya.

1.2 Mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya.

Indikator:

1.2.1 Menjiplak berbagai bentuk segitiga, segiempat, dan lingkaran.

1.2.2 Mengelompokkan berbagai bentuk segitiga, segiempat, dan

lingkaran, menurut bentuk, permukaan, warna, atau cirri lainnya.

2.1 Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan

Indikator:

2.1.1 Menuliskan bilangan 2 angka dalam bentuk penjumlahan puluhan

dan satuan.

2.1.2Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan.

2.2 Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka.

Indikator:

2.2.1 Menjumlah 2 bilangan dengan tanpa menyimpan

2.2.2 Penjumlahan bilangan  secara bersusun pendek ( 2 angka dengan 1

angka tanpa menyimpan )

2.2.3 Penjumlahan secara bersusun panjang.

2.2.4 Menjumlah 2 bilangan dua angka

2.2.5 Menjumlah 2 bilangan dua angka, salah satu bilangan kelipatan 10.

2.2.6 Menyelesaikan soal cerita yang mengandung penjumlahan

2.2.7 Mengurangkan  bersususn 2 bilangan  satu angka.

2.2.8 Mengurangkan bilangan 2 angka dengan 1 angka dengan cara

bersususn tanpa teknik meminjam.

2.2.9 Mengurangkan bilangan 2 angka dengan 1 angka cara bersusun

pendek.

2.2.10 Mengurangkan 2 bilangan 2 angka kedua bilangan kelipatan  10.

2.2.11 Mengurangkan 2 bilangan 2 angka kedua bilangan bukan kelipatan

10.

2.2.12 Menyelesaikan soal cerita yang mengandung pengurangan

2.2.13 Memecahkan masalah sehari-hari yang mengandung penjumlahan

dan pengurangan

2.3 Membilang  banyak  benda

Indikator:

2.3.1 Menyebut banyak benda

2.3.2 Membandingkan dua kelompok benda melalui istilah lebih banyak ,

lebih sedikit dan sama dengan/

2.3.3 Membaca dan menulis lambang bilangan 21 sampai 50.

2.4 Mengurutkan  banyak  benda.

Indikator:

2.4.1 Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari yang

terkecil.

2.4.2 Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari yang

terbesar.

2.4.3 Membilang loncat 2,3,4,5 dan lainnya.

3.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.

Indikator:

3.1.1 Melakukan pengukuran berat dengan satuan tak baku.

3.1.2 Mengukur dan membandingkan berat benda secara langsung.

3.1.3 Mengukur dan membandingkan berat benda dengan satuan tak baku.

3.2 Menggunakan sifat oprasi pertukaran dan pengelompokkan

Indikator:

3.2.1 Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokkan

untuk mempermudah perhitungan penjumlahan dan pengurangan.

3.2.2 Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelempokkan

dalam kehidupan sehari-hari

3.3 Membandingkan berat benda ( ringan , berat )

Indikator:

3.3.1 Mengenal berat benda melalui kegiatan sehari-hari.

3.3.2 Memberi contoh benda yang berat dan ringan.

3.3.3 Mengukur berat benda dengan satuan tak baku.

3.3.4 Menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran berat dengan satuan

tak baku..

F. Ilmu Pengetahuan Alam

Kompetensi Dasar

1.1  Membedakan pengaruh musim kemarau dengan musim hujan pada kegiatan manusia.

Indikator:

1.1.1 Menceritakan pakaian yang sesuai pada musim panas dan musim

hujan.

1.1.2 Menyebutkan jenis makanan yang banyak dikonsumsi pada saat

musim hujan maupun musim kemarau.

1.1.3 Membandingkan cirri-ciri musim kemarau dan musim hujan pada

lahan dan kegiatan manusia.

1.1.4 Menyebutkan kegiatan yang dapat mengatasi masalah pada musim

hujan dan musim kemarau..

1.2  Mengenal berbagai  benda langit melalui pengamatan

Indikator:

1.2.1 Menceritakan tanda-tanda akan turun hujan

1.2.2 Menjelaskan keuntungan musim hujan.

1.2.3 Menyebutkan kerugian yang terjadi bila musim hujan tiba

1.2.4 Menceritakan tanda-tanda musim kemarau.

1.2.5 Menjelaskan perbedaan dari suhu pada musim hujan dan musim

kemarau.

1.2.6 Menceritakan benda-benda langit yang terlihat pada waktu siang dan

malam hari.

1.2.7 Menggambar benda langit yang dapat terlihat pada waktu malam dan

siang hari.

1.2.8 Menceritakan jenis binatang yang keluar pada siang dan malam hari.

2.1  Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan  benda yang sulit  bergerak melalui percobaan.

Indikator:

2.1.1 Memperagakan cara menggerakkan benda

2.1.2 Menyebutkan bentuk gerak.

2.1.3 Membandingkan bentuk benda yang mudah bergerak dan sulit

bergerak.

2.1.4 Menyebutkan benda yang mudah bergerak.

2.1.5 Menyebutkan benda yang sulit bergerak.

2.2  Mengidentifikasi penyebab benda bergerak ( batere, per/ pegas, dorongan tangan dan magnet )

Indikator:

2.2.1 Menjelaskan penyebab gerak.

2.2.2 Menunjukkan batere, pegas, dorongan tangan, magnet sebagai

sumber energi gerak.

2.2.3 Melakukan percobaan dan pembuktian dari sumber energi gerak.

2.2.4 Mencontohkan listrik dan panas sebagai keguanaan energi

2.2.5 Menyebutkan alat-alat rumah tangga yang menggunakan energi

listrik.

2.2.6 Menyebutkan alat-alat rumah tangga yang tidak menggunakan energi

listrik

2.2.7 Menyebutkan energi yang paling banyak digunakan dalam

kehidupan sehari-hari.

2.2.8 Menyebutkan energi alternative yang digunakan oleh masyarakat.

G. Ilmu Pengetahuan Sosial

Kompetensi Dasar

1.1  Menjelaskan lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga

kebersihan rumah

Indikator:

1.1.1 Menjelaskan manfaat menjaga kebersihan rumah

1.1.2 Menyebutkan akibat dari tidak menjaga kebersihan.

1.1.3 Menceritakan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah

1.1.4 Menyebutkan peralatan untuk menjaga kebersihan.

1.1.5 Membandingkan rumah sehat dan tidak sehat

1.1.6 Menyebutkan cirri-ciri rumah sehat

1.1.7 Menyebutkan cirri-ciri rumah tidak sehat.

1.2 Menceritakan kembali peristiwa  penting.

Indikator:

1.2.1 Menyebutkan peristiwa yang pernah dialami berdasarkan cerita

orang tua atau orang lain.

1.2.2 Menyebutkan peristiwa yang pernah terjadi di lingkungan keluarga

berdasarkan cerita orang  tua / orang lain.

1.2.3 Menyebutkan peristiwa yang pernah dialami.

1.2.4 Menyebutkan peristiwa yang menyenangkan yang pernah dialami.

1.3 Mendeskripsikan letak rumah.

Indikator:

1.3.1 Mengidentifikasi ruang dalam rumah

1.3.2 Menceritakan fungsi dari tiap ruangan dalam rumah.

1.3.3 Menggambar denah rumah sendiri

1.3.4 Menjelaskan denah rumah sendiri

H. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Kompetensi Dasar

1.1  Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari, dan lompat ke berbagai arah dengan berbagai pola dalam permainan sederhana, serta nilai kerjasama, kejujuran tanggung jawab  dan toleransi

Indikator

1.1.1        Melakukan gerak dasar jalan :

  • jalan di tempat
  • berjalan ke berbagai arah
  • melatih keseimbangan

1.1.2        Melakukan gerak dasar lari :

  • lari di tempat
  • lari pelan-pelan
  • lari ke berbagai arah
  • lari berbelok-belok
  • lari memindahkan bola
  • permainan elang dan anak ayam

1.1.3        Melakukan gerak dasar lompat :

  • lompat tali
  • lompat rintangan
  • lompat meraih balon
  • lompat rintangan dalam lingkaran
  • lompat melewati rintangan

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan

secara individu,berpasangan maupun beregu.

1.2  Mempraktikkan gerak dasar memutar, mengayun, menekuk dalam permainan sederhana dan nilai kerjasama, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab

Indikator

1.2.1        Gerak dasar mengayun :

  • mengayun lengan
  • mengayun badan di palang tunggal

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan secara individu, berpasangan maupun beregu.

1.3  Mempraktikkan gerak dasar menangkap obyek berbagai ukuran dalam permainan sederhana, dan kerjasama, toleransi, kejujuran dan tanggung jawab

Indikator

1.3.1 Melakukan gerakan :

  • lempar dan menangkap balon
  • lempar bola dasar dari plastik
  • lempar tangkap bola dari bawah
  • lempar tangkap bola dari atas

Dengan bebagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan

secara individu, berpasangan maupun beregu.

2.1 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi diam

Indikator

2.1.1 Melakukan gerak :

  • sikap siap
  • sikap istirahat
  • sikap hormat
  • sikap lencang depan
  • sikap lencang kanan

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta malakukan gerakan secara individu, berpasangn maupun beregu

2.2 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi bergerak / dinamis

Indikator

2.2.1 Melakukan gerak :

  • jalan di tempat
  • jalan ke depan
  • langkah ke samping

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta malakukan gerakan secara individu, berpasangn maupun beregu

3.1 Mempraktikkan gerak senam sederhana, serta nilai percaya diri dan

Disiplin

Indikator

3.1.1 Melakukan:

  • gerakan memutar tangan
  • gerakan lompat di tempat
  • gerakan memutar badan

3.2 Mempraktikkan gerak perenggangan dan pelemasan dalam kegiatan

pemanasa sederhana dengan benar serta nilai disiplin

Indikator

3.2.1 Melakukan gerakan pergangan dan pelemasan

  • leher, bahu, dada, lengan, kaki
  • persendian pinggang

4.1  Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah mengikuti bunyi – bunyian secara individu, serta nilai estetika

Indikator

4.1.1 Melakukan latihan:

gerak dasar berirama individu

  • gerak dan lagu
  • langkah satu

4.2  Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah menggunakan bunyi – bunyian secara berpasangan / kelompok kecil, serta nilai estetika

Indikator

4.2.1 Melakukan latihan gerak:

  • jalan berirama
  • langkah satu

5.1  Mempraktikkan aktivitas dasar di air

Indikator

5.1.1 Melakukan:

  • duduk di pinggir kolam dangkal
  • meloncat – loncat di air dangkal

5.2  Mempraktikkan gerakan senam ketangkasan sederhana berjalan dan berguling ke depan memindahkan tubuh dari satu titik ke titik yang lain dengan kontrol yang baik

Indikator

5.2.1 Melakukan:

  • injak – injak air
  • berjalan di dalam air

6.1  Mempraktikkan pengenalan lingkungan sekolah secara beregu, dan nilai disiplin, kerjasama, dan kebersihan lingkungan

Indikator

6.1.1 Melakukan :

  • keliling sekolah
  • jalan beregu

6.2  Mempraktikkan berbagai aktivitas jasmani yang menyenangkan di lingkungan sekolah, dan nilai disiplin kerja sama dan pola hidup sehat

Indikator

6.2.1 Melakukan:

  • bermain di halaman sekolah
  • lompat tali

6.3  Mempraktikkan pemanfaatan makanan dan minuman yang baik

Indikator

6.3.1 Makanan yang bersih / layak

6.3.2 Minuman yang dianjurkan

7.1  Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Indikator

7.1.1 Menjaga kebersihan gigi

7.1.2 Menyikat gigi

7.2  Mengenal makanan sehat

Indikator

7.2.1 Menjelaskan ciri – ciri makan sehat

7.2.2 Memilih makan saat jajan

7.2.3 Makan yang tidak tertutup

3.   Kelompok Indikator sesuai tema dan judul tema

Tema: Budi Pekerti

Agama:

Kristen Protestan

  • Menceritakan kehidupan yang dilalui bersama orang lain
  • Menyebutkan cara dan sikap mensyukuri hidup bersama orang lain

Islam

  • Mendefinisikan kata tolong-menolong
  • Memberikan contoh perilaku tolong-menolong
  • Menjelaskan keuntungan apa yang di dapat dari perilaku tolong-menolong
  • Mendefinisikan kata perilaku
  • Mendefinisikan kata rajin
  • Mendefinisikan kata perilaku rajin
  • Menyebutkan seperti apa perilaku rajin dan contohnya sehari-hari

Katolik

  • Menjelaskan rasa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dan sesama
  • Menentukan rasa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dan sesama
  • Mengucapkan doa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dengan bahasa sendiri
  • Memberikan gambaran wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama
  • Memperaktekan wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama dalam hal yang sederhana

Buddha

  • Menyebutkan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha menyelamatkan manusia
  • Mendeskripsikan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha menyelamatkan manusia
  • Mendefinisikan kata keyakinan (Saddha)
  • Menyebutkan sikap keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Menjelaskan mengapa perlu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Hindu

  • Menyebutkan contoh perilaku orang suci
  • Memberikan gambaran perilaku orang suci
  • Menyebutkan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha
  • Memberikan contoh pelaksanaan Tri Kaya Parisudha
  • Menyebutkan kegunaan melaksanakan Tri Kaya parisudha
  • Melatih diri melaksanakan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan

Pkn

  • Melaksanakan tata tertib di rumah
  • Menyebutkan kegiatan di rumah pada siang hari
  • Menyebutkan kegiatan di rumah pada malam hari
  • Menjelaskan akibat tidak melaksanakan tata tertib di rumah

Seni Budaya dan Ketrampilan

  • Mengelompokkan berbagai jenis  : bidang, warna, dan bentuk pada benda tiga dimensi di alam sekitar.
  • Mengungkapkan perasaan tentang objek imajinatif yang diamati dari berbagai unsur pada benda di alam sekitar.
  • Memilih objek alam yang indah dari unsur   rupa .
  • Mengungkapkan suasana hati berdasarkan gambar yang dibuat
  • Menunjukkan gambar yang menonjolkan imajinatif yang dimiliki
  • Mengungkapkan perasaan tentang objek imajinatif yang diamati dari berbagai  unsure rupa pada karya seni buatan sendiri dan orang lain.
  • Memilih keindahan unsure-unsur rupa dari karya seni buatan sendiri atau orang lain

Bahasa Indonsesia

  • Menjawab pertanyaan dan menjelaskan isi dongeng
  • Mengemukakan sifat tokoh dalam dongeng
  • Menirukan atau mengulang deskripsi benda-benda sesuai dengan deskripsi guru
  • Mendeskeripsikan benda-benda lain dengan bimbingan guru
  • Melakukan percakapan sederhana sesuai tema
  • Menyampaikan hal-hal yang di minati, di inginkan, dan di cita citakan dengan percaya diri

Matematika

  • Menunjukkan benda-benda yang secara geometris berbentuk segitiga, segiempat dan lingkaran.
  • Menjiplak berbagai bentuk segitiga, segiempat, dan lingkaran.
  • Menjumlah 2 bilangan dengan tanpa menyimpan
  • Penjumlahan bilangan  secara bersusun pendek ( 2 angka dengan 1 angka tanpa menyimpan )
  • Penjumlahan secara bersusun panjang.
  • Menuliskan bilangan 2 angka dalam bentuk penjumlahan puluhan dan satuan.
  • Mengenal berat benda melalui kegiatan sehari-hari.
  • Memberi contoh benda yang berat dan ringan.

Ilmu Pengetahuan Alam

  • Menceritakan tanda-tanda musim kemarau.
  • Menjelaskan perbedaan dari suhu pada musim hujan dan musim kemarau.
  • Menceritakan benda-benda langit yang terlihat pada waktu siang dan malam hari.
  • Menggambar benda langit yang dapat terlihat pada waktu malam dan siang hari.
  • Menceritakan jenis binatang yang keluar pada siang dan malam hari.

Ilmu Pengetahuan Sosial

  • Membandingkan rumah sehat dan tidak sehat
  • Menyebutkan cirri-ciri rumah sehat
  • Menyebutkan cirri-ciri rumah tidak sehat.
  • Menyebutkan peristiwa yang pernah dialami berdasarkan cerita orang tua atau orang lain.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

  • Melakukan:
    • gerakan memutar tangan
    • gerakan lompat di tempat
    • gerakan memutar badan
    • leher, bahu, dada, lengan, kaki persendian pinggang
    • jalan berirama
    • langkah satu
    • gerak dasar berirama individu
    • gerak dan lagu
    • langkah satu
  • Melakukan gerakan pergangan dan pelemasan
  • Melakukan latihan gerak:
  • Melakukan latihan:

Tema: Keluarga

Agama

Kristen Protestan

  • Menjelaskan siapa yang disebut orang lain
  • Mendefinisikan apa itu orang lain

Islam

  • Mendefinisikan perilaku hormat terhadap orang tua
  • Memberikan contoh perilaku hormat terhadap orang tua
  • Menjelaskan kegunaan perilaku hormat terhadap orang tua
  • Melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar
  • Mengartikan dan memahami makna dan arti dua kalimat syahadat
  • Menulis, membaca, dan menucapkan dua kalimat syahadat
  • Mengulang melafalkan dua kalimat syahadat dengan benar
  • Mendefinisikan adab belajar
  • Menampilkan adab belajar

Katolik

  • Menjelaskan arti kata doa
  • Mengucapkan doa syukur, hormat dan kasih kepada Allah dengan bahasa sendiri

Buddha

  • Mendefinisikan kata keyakinan (Saddha)
  • Menyebutkan sikap keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Menjelaskan mengapa perlu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Mendefinisikan sebutan Tuhan dalam agama Buddha Menjelaskan sebutan Tuhan dalam agama

Hindu

  • Mendefinisikan arti orang suci
  • Menjelaskan makna orang suci
  • Memberikan contoh orang suci
  • Mendeskripsikan kehidupan orang suci
  • Menceritakan dan meneladani kehidupan orang suci
  • Menyebutkan contoh perilaku orang suci
  • Memberikan gambaran perilaku orang suci

Pkn

  • Menyebutkan hak anak di rumah
  • Menjelaskan hak anak untuk bermain
  • Menjelaskan hak anak untuk belajar dengan gembira
  • Menjelaskan hak anak untuk didengar pendapatnya

Seni Budaya dan Ketrampilan

  • Menentukan sumber bunyi.
  • Membedakan kuat dan lemahnya bunyi dengan gerakan/tepukan.
  • Membedakan menguat dan melemahnya bunyi dengan gerakan atau tepukan.
  • Menjelaskan rangkaian bunyi dan detak melalui peragaan
  • Melakukan pengelompokan dengan peragaan alat-alat yang dihsilkan Alam
  • Melakukan eksperimen dengan memukul atau mencatok benda yang ada hingga menghasilkan bunyi
  • Menyebutlkan nada-nada yang sama tingginya dari melodi yang diperdengarkan.
  • Menyebutkan nada-nada yang berbeda tinggi rendahnya dan panjang pendeknya dalam melodi yang diperdengarkan.
  • Menunjukkan kesesuaian gerak antar sesama penari dengan iringan musik.
  • Menunjukan gerak tari sesuai iringan musik

Bahasa Indonsesia

  • Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri
  • Memperagakan isi gambar
  • Mengungkapkan perasaan suka atau tidak suka pada benda atau suatu benda
  • Memberikan alasan mengapa suatu benda dan kegiatan disukai atau tidak disukai
  • Melakukan percakapan/dialog sederhana sesuai dengan tema   secara berpasangan

Matematika

  • Mengelompokkan berbagai bentuk segitiga, segiempat, dan lingkaran, menurut bentuk, permukaan, warna, atau cirri lainnya.
  • Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan.
  • Menjumlah 2 bilangan dua angka
  • Menjumlah 2 bilangan dua angka, salah satu bilangan kelipatan 10.
  • Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelempokkan dalam kehidupan sehari-hari
  • Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokkan untuk mempermudah perhitungan penjumlahan dan pengurangan.
  • Menyelesaikan soal cerita yang mengandung penjumlahan
  • Mengurangkan  bersususn 2 bilangan  satu angka.
  • Mengurangkan bilangan 2 angka dengan 1 angka dengan cara bersusun tanpa teknik meminjam.

Ilmu Pengetahuan Alam

  • Menceritakan pakaian yang sesuai pada musim panas dan musim hujan.
  • Menyebutkan jenis makanan yang banyak dikonsumsi pada saat musim hujan maupun musim kemarau.
  • Membandingkan cirri-ciri musim kemarau dan musim hujan pada lahan dan kegiatan manusia.
  • Menyebutkan kegiatan yang dapat mengatasi masalah pada musim hujan dan musim kemarau..
  • Menceritakan tanda-tanda akan turun hujan
  • Menjelaskan keuntungan musim hujan.
  • Menyebutkan kerugian yang terjadi bila musim hujan tiba

Ilmu Pengetahuan Sosial

  • Menjelaskan manfaat menjaga kebersihan rumah
  • Menyebutkan akibat dari tidak menjaga kebersihan.
  • Menceritakan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah
  • Menyebutkan peralatan untuk menjaga kebersihan.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

  • Melakukan gerak dasar jalan :
    • jalan di tempat
    • berjalan ke berbagai arah
    • melatih keseimbangan
    • lari di tempat
    • lari pelan-pelan
    • lari ke berbagai arah
    • lari berbelok-belok
    • lari memindahkan bola
    • permainan elang dan anak ayam
    • lompat tali
    • lompat rintangan
    • lompat meraih balon
    • lompat rintangan dalam lingkaran
    • lompat melewati rintangan
  • Melakukan gerak dasar lari :
  • Melakukan gerak dasar lompat :

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan secara individu,berpasangan maupun beregu.

  • Gerak dasar mengayun :
  • mengayun lengan
  • mengayun badan di palang tunggal

Dengan berbagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan secara individu, berpasangan maupun beregu.

  • Melakukan gerakan :
    • lempar dan menangkap balon
    • lempar bola dasar dari plastik
    • lempar tangkap bola dari bawah
    • lempar tangkap bola dari atas

Dengan bebagai variasi arah dan gerak serta melakukan gerakan secara individu, berpasangan maupun beregu.

Tema: Kebersihan

Agama:

Kristen Protestan

  • Menyebutkan cara dan sikap mensyukuri ciptaan Allah
  • Menunjukkan cara dan sikap mensyukuri ciptaan Allah

Islam

  • Mengikuti guru membaca QS Al-Kautsar
  • Membaca QS Al- Kautsar dengan lancar
  • Mengulang mengucapkan QS Al-Kautsar dengan lancar
  • Mengikuti guru membaca QS An-Nashr
  • Membaca QS An-Nashr dengan lancar
  • Mengulang mengucapkan QS An –Nashr dengan lancar
  • Mengikuti guru membaca QS Al-Ashr
  • Membaca QS Al-Ashr dengan lancar
  • Mengulang mengucapkan QS Al-Ashr dengan lancar
  • Mendefinisikan adab makan dan minum
  • Menampilkan adab makan dan minum

Katolik

  • Memberikan gambaran wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama
  • Memperaktekan wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama dalam hal yang sederhana

Buddha

  • Menyebutkan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta
  • Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta dengan bahasa sendiri
  • Membaca peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta
  • Menceritakan peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta dengan bahasa sendiri

Hindu

  • Menyebutkan arti Tri Kaya Parisudha
  • Mendeskripsikan Tri Kaya Parisudha
  • Memberikan contoh Tri Kaya Parisudha
  • Menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha
  • Mendeskripsikan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

Pkn

  • Menyebutkan hak-hak anak di sekolah
  • Melaksanakan tata tertib di sekolah
  • Menulis tata tertib di sekolah
  • Menyebutkan akibat apabila melanggar tata tertib di rumah

Seni Budaya dan Ketrampilan

  • Menunjukkan dengan menyuarakan bagian melodi glissando
  • Menyanyikan lagu sesuai dengan tanda dinamiknya.
  • Mengungkapkan perasaan yang dialami tentang perubahan dinamik pada lagu secara lisan.
  • Memainkan alat musik sederhana.
  • Menyanyikan lagu dengan syair yang benar.
  • Melakukan gerakan tari dengan iringan tepukan / hitungan
  • Melakukan gerakan tari dengan musik/nyanyian.
  • Menyanyikan lagu anak-anak
  • Menyanyikan lagu wajib
  • Menunjukkan kesesuaian gerakan dan tepukan dengan rangkaian bunyi yang diperagakan.
  • Menunjukkan dengan memeragakan tepukan atau gerakan sesuai dengan lagu.

Bahasa Indonsesia

  • Membuat percakapan sesuai gambar
  • Membaca lantang dengan lafal dan intonasi yang tepat
  • Menceritakan kembali isi bacaan
  • Menceritakan kembali isi bacaan
  • Membaca puisi dengan ekspresi yang benar

Matematika

  • Mengurangkan bilangan 2 angka dengan 1 angka cara bersusun pendek.
  • Mengurangkan 2 bilangan 2 angka kedua bilangan kelipatan  10.
  • Mengurangkan 2 bilangan 2 angka kedua bilangan bukan kelipatan 10.
  • Menyelesaikan soal cerita yang mengandung pengurangan
  • Menyebut banyak benda
  • Membandingkan dua kelompok benda melalui istilah lebih banyak , lebih sedikit dan sama dengan/
  • Membaca dan menulis lambang bilangan 21 sampai 50.
  • Memecahkan masalah sehari-hari yang mengandung penjumlahan dan pengurangan

Ilmu Pengetahuan Alam

  • Memperagakan cara menggerakkan benda
  • Menyebutkan bentuk gerak.
  • Membandingkan bentuk benda yang mudah bergerak dan sulit bergerak.
  • Menyebutkan benda yang mudah bergerak.
  • Menyebutkan benda yang sulit bergerak.
  • Menjelaskan penyebab gerak.
  • Menunjukkan batere, pegas, dorongan tangan, magnet sebagai sumber energi gerak.

Ilmu Pengetahuan Sosial

  • Menyebutkan peristiwa yang pernah terjadi di lingkungan keluarga berdasarkan cerita orang  tua / orang lain.
  • Menyebutkan peristiwa yang pernah dialami.
  • Menyebutkan peristiwa yang menyenangkan yang pernah dialami.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan:

  • Melakukan :
  • keliling sekolah
  • jalan beregu
  • bermain di halaman sekolah
  • lompat tali
  • Melakukan:
  • Makanan yang bersih / layak
  • Minuman yang dianjurkan
  • Menjelaskan ciri – ciri makan sehat
  • Memilih makan saat jajan
  • Makan yang tidak tertutup
  • Menjaga kebersihan gigi
  • Menyikat gigi

Tema: Transportasi

Agama:

Kristen Protestan

  • Menyebutkan apa yang disebut dengan ciptaan Allah
  • Mendeskripsikan ciptaan Allah

Islam

  • Melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar
  • Mengartikan dan memahami makna dan arti dua kalimat syahadat
  • Mendefinisikan tata cara berwudhu
  • Menyebutkan tata cara berwudhu
  • Menjelaskan tata cara berwudhu
  • Melakukan praktek tata cara berwudhu
  • Mengikuti guru melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul
  • Melafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul dengan lancar

Katolik

  • Memberikan gambaran wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama
  • Memperaktekan wujud nyata rasa syukur, hormat, dan kasih kepada Allah dan sesama dalam hal yang sederhana

Buddha

  • Menyebutkan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta
  • Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta dengan bahasa sendiri
  • Menyebutkan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha menyelamatkan manusia
  • Mendeskripsikan sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha menyelamatkan manusia

Hindu

  • Mendeskripsikan kehidupan orang suci
  • Menceritakan dan meneladani kehidupan orang suci
  • Menyebutkan contoh perilaku orang suci
  • Memberikan gambaran perilaku orang suci

Pkn

  • Menyebutkan akibat apabila melanggar tata tertib di rumah
  • Menulis tata tertib di sekolah
  • Melaksanakan tata tertib di sekolah
  • Menyebutkan akibat apabila melanggar tata tertib di sekolah
  • Menulis jadwal kegiatan dari bangun tidur sampai berangkat sekolah
  • Melaksanakan tata tertib di sekolah

Seni Budaya dan Ketrampilan

  • Melakukan tarian pendek secara perorangan.
  • Memperagakan tarian pendek secara kelompok.
  • Menyebutkan bermacam-macam gerak berpindah tempat berdasarkan fungsinya.
  • Mengidentifikasi gerak kaki dan tangan sesuai dengan fungsinya.)
  • Menunjukkan tarian pendek secara perorangan sesuai irama musik
  • Menunjukkan tarian pendek secara kelompok sesuai irama musik
  • Melakukan gerakan sesuai suasana hati
  • Mengeekspresikan diri melalui gerakan tari

Bahasa Indonsesia

  • Menyalin kalimat
  • Menulis kalimat sesuia dengan yang didiktekkan guru
  • Menuliskan kata pada kalimat yang belum lengkap sesuai gambar
  • Menyalin syair lagu
  • Menyalin kalimat sesuai contoh

Matematika

  • Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari yang terkecil.
  • Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari yang terbesar.
  • Membilang loncat 2,3,4,5 dan lainnya.
  • Melakukan pengukuran berat dengan satuan tak baku.
  • Mengukur dan membandingkan berat benda secara langsung.
  • Mengukur dan membandingkan berat benda dengan satuan tak baku.
  • Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokkan untuk mempermudah perhitungan penjumlahan dan pengurangan.

Ilmu Pengetahuan Alam

  • Melakukan percobaan dan pembuktian dari sumber energi gerak.
  • Mencontohkan listrik dan panas sebagai keguanaan energi
  • Menyebutkan alat-alat rumah tangga yang menggunakan energi listrik.
  • Menyebutkan alat-alat rumah tangga yang tidak menggunakan energi listrik
  • Menyebutkan energi yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menyebutkan energi alternative yang digunakan oleh masyarakat.

Ilmu Pengetahuan Sosial

  • Mengidentifikasi ruang dalam rumah
  • Menceritakan fungsi dari tiap ruangan dalam rumah.
  • Menggambar denah rumah sendiri
  • Menjelaskan denah rumah sendiri.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

  • Melakukan:
  • duduk di pinggir kolam dangkal
  • meloncat – loncat di air dangkal
  • injak – injak air
  • berjalan di dalam air
  • Melakukan:
    • gerakan memutar tangan
    • gerakan lompat di tempat
    • gerakan memutar badan
  • Melakukan:
  • Melakukan gerakan pergangan dan pelemasan leher, bahu, dada, lengan, kaki persendian pinggang

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

METODE-METODE MENGAJAR

PEMBAHASAN

A. Beberapa Metode Dalam Strategi Pembelajaran

1. Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah metode pembelajaran yang mengajak siswa untuk mengunjungi obyek-obyek dalam rangka untuk menambah dan memperluas wawasan obyek yang dipelajari tersebut (sesuai dengan bidangnya). Dengan kata lain mengunjungi suatu tempat yang nantinya akan menunjang pengetahuan, memperkaya pemahaman anak terkait dengan bahan materi yang mereka pelajari, contoh pelajaran IPA mengenai pohon-pohon yang ada di hutan tropis maka untuk meningkatkan pemahaman anak, Guru dapat melakukan karya wisata dengan membawa anak ke kawasan arboretum atau hutan lindung yang ada di daerah hutan tropis dan memberi tugas untuk siswa dengan mencatat nama-nama pohon-pohon yang ada di kawasan itu dan hal-hal yang berkaitan dengan materi sehingga anak tahu langsung atau dengan kata lain memiliki pengalaman dalam hal materi tentang pohon-pohon yang ada di hutan tropis.

Langkah-langkah Karya Wisata:

  1. Persiapan : (a) pembentukan panitia pelaksana (b) penyusunan proposal (c)mengurus izin perjalanan
  2. Pelaksanaan (a) pembagian kelompok dan penjelasan tugas (b) pelaksanaan di lapangan sesuai dengan proposal.
  3. Pembuatan laporan kegiatan.
  4. Evaluasi.
  1. Kelebihan
  1. Siswa dapat mengamati dan mempelajari objek secara langsung, misal jikalau berkunjung ke hutan lindung mereka bisa melihat sendiri dan merasakan sendiri seperti apa hutan lindung itu untuk mata pelajaran IPA, berkunjung ke museum mereka dapat melihat secara langsung benda-benda peninggalan sejarah untuk mata pelajaran sejarah atau IPS
  2. Siswa dapat menjawab dan memecahkan masalah-masalah dengan cara melihat, mencoba serta membuktikan secara langsung suatu obyek yang dipelajari.
  3. Siswa dapat pula memperoleh informasi langsung dari pengelola hutan lindung atau museum terkait dengan bidang mereka masing-masing tempat siswa ber karya wisata sehingga siswa lebih peka dalam memahami objek yang mereka amati dan pelajari.
  1. Kelemahan
  1. Dalam karya wisata perlu persiapan yang memerlukan perizinan serta banyak pihak yang ikut ambil bagian di dalamnya.
  2. Perlu dana yang cukup agar terlaksananya karya wisata.
  3. Perlu pengawasan dan bimbingan dari pihak Guru.

2. Metode Role Playing (Bermain Peran)

Metode ini disebut juga dengan sosiodrama, dalam metode ini siswa diajak untuk memahami peranan, sikap, tingkah laku, dan nilai dengan melihat dari sudut pandang berbeda dengan melakoni tokoh tertentu. Dengan bermain peran diharapkan siswa terampil atau menghayati dan berperan dalam berbagai figur khayalan atau figur sesungguhnya dalam berbagai situasi. Dalam metode ini tidak menekankan pada aspek kemampuan siswa dalam melakoni peran suatu tokoh melainkan lebih kepada masalah yang diangkat dalam “pertunjukan”, contoh masalah yang diangkat dalam “pertunjukan” yaitu mengenai anak pengemis maka siswa bermain peran seolah-olah mereka anak pengemis dan dibantu oleh peran-peran yang lain sehingga siswa mampu melihat apa itu anak pengemis dari sudut pandang berbeda sehingga diharapkan siswa mampu lebih peka terhadap kehidupan sosial antar manusia.

  1. Kelebihan
  1. Siswa dapat menjadi lebih peka dengan bermain peran dengan melihat sudut pandang yang berbeda dari kehidupannya.
  2. Siswa dapat fokus perhatiannya pada pelajaran yang berlangsung.
  3. Siswa dapat mengerti dan memahami perbedaan pendapat.
  1. Kelemahan
  1. Guru harus menguasai dengan betul permasalahan apa yang diangkat dalam permainan peran jikalau tidak maka permainan peran yang dilakonkan siswa tidak akan berhasil.
  2. Masalah yang diangkat mengenai realita kehidupan yang terjadi di masyarakat dengan melihat aspek norma-norma yang berlaku dan kaidah sosial agar tidak menyinggung perasaan seseorang.
  3. Memerlukan waktu yang relatif panjang.

3. Metode Demonstrasi

Beberapa tokoh mengemukakan apa itu demonstrasi:

  1. Cardille mengemukakan bahwa demonstrasi adalah suatu penyajian yang dipersiapkan secara teliti untuk mempertontonkan sebuah tindakan /prosedur yang digunakan. Metode ini disertai dengan penjelasan ilustrasi, dari pertanyaan lisan (oral) atau peragaan (visual) secara tepat.
  2. Winarno Surakhmad mengemukakan bahwa metode demonstrasi adalah adanya seorang guru, orang luar yang diminta/siswa mempertontonkan suatu proses kepada seluruh kelas.
  3. Ulih Buki Karo-Karo, mengemukakan metode demonstrasi adalah cara menyajikan bahan pelajaran dengan memperlihatkan atau menunjukkan suatu proses atau hasil dari suatu proses itu untuk mencapai tujuan pengajaran.

http://www.scribd.com/doc/8772794/METODE-Pembelajaran-IPS?autodown=pdf

Jadi dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi adalah memperlihatkan suatu prosedur atau proses yang di gunakan dalam suatu materi pelajaran dengan ditunjang alat peraga kepada siswa dengan mempertunjukkannya di depan kelas dan disertai dengan penjelasan sehingga siswa mengerti apa yang di pertunjukan oleh Guru di depan kelas.

  1. Kelebihan
  1. Adanya keterlibatan aktif antara guru dan siswa
  2. Mudah untuk memusatkan perhatian siswa
  3. Siswa dapat benar-benar memahami apa yang sedang dipelajari, karena pengamatan dan pengalaman pada diri siswa terjadi.
  4. Siswa dapat mengetahui dengan jelas, apa yang terjadi, bagaimana proses terjadinya serta bagaimana bekerjanya alat-alat yang digunakan.
  5. Rasa ingin tahu siswa dapat ditimbulkan
  6. Bakat, keterampilan siswa akan lebih mudah untuk dikembangkan.
  1. Kelemahan
  1. Waktu yang diperlukan lebih banyak, agar materi yang didemonstrasikan tidak terputus-putus, memerlukan biaya yang lebih banyak
  2. Jika adanya terlalu kecil ataupun penempatannya kurang tepat, mengakibatkan demonstrasi itu tidak diamati secara jelas oleh seluruh siswa
  3. Kurangnya peralatan yang tersedia di sekolah
  4. Menuntut pengetahuan dan ke cekatan guru

4. Diskusi Umum (Diskusi Kelas)

Metode ini bertujuan untuk tukar menukar gagasan, pemikiran, informasi/pengalaman diantara peserta, sehingga dicapai kesepakatan pokok-pokok pikiran (gagasan, kesimpulan). Untuk mencapai kesepakatan tersebut, para peserta dapat saling beradu argumentasi untuk meyakinkan peserta lainnya. Kesepakatan pikiran inilah yang kemudian ditulis sebagai hasil diskusi.

Diskusi kelas di bagi menjadi empat (4) jenis yaitu:

  1. Diskusi Panel

Di dalam diskusi ada beberapa orang yang berfungsi sebagai panelis (pakar), yang menjadi panelis bisa guru, tamu, atau bahkan siswa yang telah dipersiapkan dan siswa lainnya sebagai peserta diskusi.

  1. Seminar

Sekelompok siswa yang maju, diskusinya dengan para peserta (siswa yang tidak maju)

  1. Diskusi Lebah

Disebut diskusi lebah karena pola pembicaraannya tidak diatur sehingga kelas menjadi ricuh. Proses terjadinya diskusi Guru memberikan pertanyaan dan siswa menjawab dan dijawab oleh siswa secara serempak maka kelas menjadi ricuh.

  1. Brain Storming

Di pandu oleh Guru dengan memberi pertanyaan dan memberikan waktu bagi siswa untuk berpikir dan menjawab satu-persatu secara bergiliran.

  1. Kelebihan
  1. Siswa lebih aktif dalam diskusi
  2. Siswa mengalami proses menemukan sesuatu dalam diskusi
  3. Siswa dapat dilatih untuk berbicara
  4. Guru tidak perlu membuang tenaga untuk menjelaskan karena siswa yang diharuskan untuk menemukan sendiri dan Guru hanya membimbing dan memberi arahan kepada siswa dalam proses menemukan tersebut.
  1. Kelemahan
  1. Jikalau Guru tidak mampu mengontrol jalannya diskusi akan menimbulkan kegaduhan dan mengganggu aktivitas belajar kelas yang lain.
  2. dalam diskusi kemungkinan hanya dikuasai oleh orang yang suka berbicara
  3. Waktu yang relatif lama bagi beberapa jenis diskusi kelas
  4. Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar

5. Metode Ceramah

Metode ceramah sudah digunakan sejak jaman Aristoteles, dimana hanya guru yang memberikan penjelasan tanpa adanya interaksi dua arah (Guru-siswa). Ceramah banyak menuai kritikan karena hanya pengetahuan abstrak yang ia peroleh tanpa tahu pengaplikasiannya. Sehingga ceramah akan lebih bagus jikalau di variasikan dengan metode-metode yang lain.

  1. Kelebihan
  1. Cocok untuk materi kognitif tingkat rendah (yang mengharuskan menghafal saja)
  2. Hemat waktu kalau materinya hanya menyangkut agar dapat mengingat kembali, mengulang kembali, dan memberikan contoh.
  3. Hampir semua Guru bisa melakukannya
  1. Kelemahan
  1. Siswa mudah mengantuk dan jenuh
  2. Pengetahuan yang dihasilkan bersifat abstrak atau verbal
  3. Cenderung komunikasi satu arah sehingga siswa pasif
  4. Mengembangkan sedikit

6.   Metode Tanya Jawab

Tanya jawab dimaksud adalah agar peserta didik dapat mengembangkan kreativitas berfikir, dan motivasi untuk memahami bahan pembelajaran. Metode tanya jawab adalah cara mengajar dengan melakukan tanya-jawab. Guru bertanya siswa menjawab, ini bukan test melainkan cara agar siswa memiliki pengalaman tersendiri.

  1. Kelebihan
  1. Proses berpikir anak aktif
  2. Melatih anak untuk aktif bertanya
  3. Siswa mampu mengingat kembali apa yang telah ia baca, dengar, dan pelajari.
  1. Kelemahan
    1. Dalam pembuatan pertanyaan tidaklah mudah jika mengacu taraf pemahaman dan tingkat pola pikir anak yang mudah mereka pahami.
    2. Waktu yang ada keseringan tidak terpakai secara maksimal.

7.     Metode Inkuiri

Pendekatan ekspositori proses pembelajaran sepenuhnya dikuasai dan didiktekan oleh guru. Sebaiknya pendekatan inkuiri, muridlah yang benar-benar aktif belajar. Ekspositori untuk pendidikan IPS kurang cocok, karena tidak sesuai dengan prinsip CBSA. Inkuiri lebih cocok karena ada discovery dan pemecahan masalah. Pendekatan ini melibatkan diri siswa secara aktif.

Enam ciri yang harus dimiliki guru dalam pendekatan inkuiri adalah :

  1. Memiliki kemampuan sebagai perencana (program pengajaran, pelaksanaan, evaluasi, dan kegiatan lainnya).
  2. Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan rencana itu dengan baik.
  3. Mempunyai kemampuan sebagai penanya (guru harus sudah mempersiapkannya).
  4. Guru mempunyai kemampuan sebagai manager.
  5. Mampu memberikan pujian dan motivasi belajar.
  6. Mempunyai kemampuan sebagai penguji kebenaran daripada sistem nilai.

Inkuiri, discovery, dan problem solving, pengertiannya sejiwa, yaitu istilah yang menunjukkan suatu kegiatan atau cara belajar yang bersifat mencari logis-kritis-analisis menuju kesimpulan yang meyakinkan.

A.  Kelebihan

  1. Mengembangkan keterampilan siswa untuk mampu memecahkan permasalahan serta mengambil keputusan secara obyektif dan mandiri.
  2. Mengembangkan kemampuan berfikir siswa (meningkatkan potensi intelektual).
  3. Membina pengembangan sikap penasaran (ingin tahu lebih jauh) dan cara berfikir obyektif, mandiri, kritis, logis, analitis, baik secara individual maupun kelompok.
  4. Bertambahnya kemampuan untuk mengerti tentang melacak kembali (heuristic) dari discovery dimana discovery akan merupakan cara berfikir dan cara hidup dalam menghadapi segala masalah/keadaan.

B.  Kelemahan

  1. Jalannya pelajaran agak lamban
  2. Hanya dapat mencari satu pengertian
  3. Kelas yang besar dapat menimbulkan kegaduhan.

B. Yang Harus Diperhatikan Untuk Memilih Metode-metode tersebut

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Pembelajaran adalah:

  1. Pengajar (Pengetahuan yang dikuasai, pengalaman mengajar, dan personalitas)
  2. Siswa (Tingkat dan latar belakang, umur, dan pengalaman lingkungan sosial dan budaya)
  3. Tujuan yang akan dicapai. Bila tujuan yang akan dicapai lebih dari satu maka dapat ditentukan kombinasi berbagai metode.
  4. Materi (bahan) dengan karakteristik yang berbeda
  5. Waktu (persiapan mengajar)
  6. Keadaan dan fasilitas yang tersedia di sekolah/kelas
  7. Besar kecilnya kelompok subyek belajar.

Domain/Aspek Yang Cocok Untuk Metode Tertentu:

  • Metode yang cocok untuk kawasan kognitif (intelektual, pola pikir) : ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, inkuiri dan lainnya
  • Metode yang cocok untuk kawasan afektif (sikap): bermain peran (role playing), inkuiri, dan lainnya.
  • Metode yang cocok untuk kawasan psikomotor (skill): demonstrasi, sosio drama-simulasi, studi proyek, karyawisata dan lainnya.

Beberapa saran untuk pemilihan metode:

  1. Hindarkan upaya metodologi yang tunggal (satu metode saja). Ceramah murni tanpa variasi, mengajarkan buku teks, guru mengemukakan isi buku tersebut tanpa ada usaha ataupun pemberian tugas yang lain
  2. Membina guru sebagai guru inkuiri
  3. Usahakan agar prinsip Student Active Learning terlaksana.

DAFTAR PUSTAKA

–             http://www.scribd.com/doc/8772794/METODE-Pembelajaran-IPS?autodown=pdf

–             http://media.diknas.go.id/media/document/3553.pdf

–             Ahmad, H. Sabri (2007). Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching Quantum Teaching. Jakarta

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar